Breaking News:

Update Corona Sulbar

Pasien Positif Corona Bertambah 4 Orang di Sulbar, Dua Diantaranya Mahasiswa dari Makassar

Hal itu disampaikan Juru Bicara Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM, Sabtu (4/7/2020).

Gugus Tugas Covid-19 Sulbar
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulbar Safaruddin Sanusi DM 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Positif virus corona kembali bertambah 4 orang di Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM, Sabtu (4/7/2020).

"Hasil pemeriksaan swab mesin TCM RS Regional Sulbar, yaitu ada empat orang penambahan kasus positif. Dari kabupaten Mamuju dua kasus dan dari kabupaten Mamasa dua kasus,"kata Safaruddin Sanusi.

Setelah bertambah empat kasus, kini warga Sulbar yang terkonfirmasi positif virus corona sebanyak 124 orang.

Dua kasus positif dari kabupaten Mamuju yakni pasien 121 insial APP (29) dan pasien 122 perempuan inisial SA (32).

Kasus 121 merupakan warga Kelurahan Karema Kabupaten Mamuju. Pasien bukan pelaku perjalanan atau dari luar kota, namun punya riwayat kontak erat dengan kasus 111 inisial HA.

"Sementara kasus 122 perempuan , inisial SA (32) warga Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju. Pasien juga bukan pelaku perjalanan atau dari luar kota. Tapi pasien merupakan kontak erat kasus 117 inisial RA,"ujar Safaruddin.

Kemudian kasus dari kabupaten Mamasa yakni pasien 123 laki-laki inisial AP (19) dan pasien 124 perempuan inisial HE (19).

"Kasus 123 warga Kecamatan Tabang Mamasa. Pasien positif setelah dari Makassar. Berangkat dari Makassar menuju Mamasa mengendarai motor pada tanggal 23 Juni 2020, dan tiba tanggal 24 juni di Perbatasan Mamasa dan dilakukan rapid dengan hasil reaktif,"jelasnya.

Selanjutnya dari Dinkes kabupaten Mamasa segera melakukan tindakan karantina terhadap pasien AP di Rumah Karantina TRC Mamasa tanggal 24 juni 2020.

"Tanggal 30 Juni 2020 dilakukan swab pertama dan hasilnya negatif, swab kedua dilakukan kembali pada tanggal 3 Nuli 2020 dan hasilnya positif. Saat ini pasien berada di Rumah Karantina Puskesmas Mamasa dan rencananya akan dipindahkan ke RS Kondosapata Mamasa,"ujar Kadis Kominfo Sulbar itu.

Adapun kasus 124 adalah warga Kecamatan Tanduk Kalua, Kabupaten Mamasa. Pasien juga seorang pelajar/ mahasiswa dari Makassar.

"Berangkat dari Makassar menuju Mamasa tanggal 1 Juli 2020 . Tiba di perbatasan Mamasa pagi tanggal 2 Juli 2020, kemudian yang bersangkutan dirapid tes hasilnya reaktif. Yang bersangkutan kemudian di karantina di Rumah Karantina TRC Mamasa,"katanya.

Selanjutnya tanggal 3 Juli 2020 dilakukan swab pertama dan hasilnya Positif. Saat ini pasien berada di Rumah Karantina Puskesmas Mamasa Mamasa, dan rencananya akan dipindahkan ke RS Kondosapata Mamasa.(tribun-timur.com).

Penulis: Nurhadi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved