Breaking News:

Fraksi Revolusi Keadilan

FRK Desak Kejaksaan dan DPRD Jeneponto Usut Tuntas Dugaan Korupsi

Dugaan kasus korupsi rumah gepeng yang ada Garissikan Kecamatan Bangkala, Jeneponto menelan anggaran 2,2 Milliyar Rupiah.

TRIBUN TIMUR/RAKIB
Fraksi Revolusi keadilan, saat aksi depan kantor DPRD Jeneponto. 

TRIBUN-TIMUR COM, JENEPONTO - Fraksi Revolusi Keadilan (FRK) melakukan aksi gerakan damai penumpasan koruptor untuk keadilan.

Aksi ini berlangsung di kantor DPRD dan di Kejaksaan Negeri Jeneponto. FRK mendesak dugaan kasus rumah gepeng yang diduga ada permainan didalam pembangunannya agar segera dituntaskan.

Dugaan kasus korupsi rumah gepeng yang ada Garissikan Kecamatan Bangkala, Jeneponto menelan anggaran 2,2 Milliyar Rupiah.

"Kami berharap rumah gepeng di garissikang bisa di usut tuntas oleh pihak yang yang terkait (Kejaksaan)." ujar Alim Bahri dalam orasinya. 2/7/2020.

Selain rumah gepeng pengunjuk rasa juga membahas kios-kios yang ada di pasar-pasar di Jeneponto karena diduga ada permainan pembagian kios didalam pasar.

Pengunjuk rasa juga meminta kepada anggota DPRD agar segera menghentikan segala dugaan upaya RDP yang pada akhirnya tidak ada kepastian. Namun diduga didalamnya ada oknum DPRD yang terlibat.

Anggota DPRD Jeneponto Komisi II Fraksi PDI-P, H Salinringi mengatakan terkait dengan kios pasar-pasar di Jeneponto telah dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) dan diberikan waktu pihak pengelolah pasar selama dua minggu.

"Kita kasih waktu selama dua minggu untuk menyelesaikan kios pasar Allu di Bangkala dan lainnya. Saya pernah singga di Kemensos untuk mempertanyakan itu," tutup H. Salinringi.

Penulis: Muh Rakib
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved