Tribun Enrekang
Kompak, ASN Enrekang 2018 Sumbang APD Lengkap untuk Tenaga Kesehatan
Untuk itu, para PNS Enrekang formasi 2018 berinisiatif patungan membeli Alat Pelindung Diri (APD), untuk disumbangkan kepada para tenaga kesehatan
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Sudirman
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Tenaga kesehatan (Nakes) merupakan pejuang terdepan dalam menangani pasien Covid-19.
Tak heran jika mereka juga sangat rentan terpapar virus corona atau Covid-19.
Untuk itu, para PNS Enrekang formasi 2018 berinisiatif patungan membeli Alat Pelindung Diri (APD), untuk disumbangkan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Enrekang.
PNS Enrekang formasi 2018, Nurazizah mengatakan, sumbangan yang terkumpul mencapai Rp 8,4 juta dari para PNS. Kemudian digunakan untuk membeli APD sesuai standar.
“Kami prihatin dengan banyaknya nakes yang terpapar Covid-19, disebabkan minimnya APD yang tersedia. Karena itu teman-teman patungan menyisihkan gaji seikhlasnya, untuk menyumbang APD,” kata Nurazizah, Rabu (1/7/2020).
Sementara itu, salah satu dokter yang bertugas di PKM Enrekang, dr Nindy menyampaikan rasa terima kasihnya atas sumbangan tersebut.
“Mewakili teman-teman nakes, kami berterimakasih sebanyak banyaknya. Semoga ini jadi ladang pahala bagi kita semua,” ujarnya.
Bantuan tersebut diterima oleh 67 nakes PNS Enrekang 2018, yang tersebar di 2 RS dan 14 puskesmas.
Bantuan yang disalurkan berupa 61 lembar hazmat standar WHO, 67 Faceshield, 140 Masker ovo, dan 15 masker N95.
Adanya langkah positif yang dilakukan para PNS tersebut, mendapat apresiasi dari Bupati Enrekang, Muslimin Bando.
Menurutnya, langkah tersebut adalah tindakan yang positif dan mencerminkan budaya tolong menolong, bantu membantu dan nasehat menasehati (Tobana).
"Ini tentu langka yang positif dan mencerminkan budaya Tobana, semoga ke depan makin banyak masyarakat kita yang turut peduli melawan Covid-19 ini," ujarnya.
Sebagai informasi, sudah belasan tenaga kesehatan di Enrekang yang dinyatakan positif Covid-19.
Hal tersebut diduga karena kontak erat dengan pasien positif, namun mereka tidak menggunakan APD yang memadai.
Sementara itu, hingga 1 Juli, jumlah kasus positif Covid-19 di Enrekang saat ini mencapai 50 kasus dengan 27 pasien masih menjalani perawatan, 19 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal. (tribunenrekang.com)
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com, @whaiez
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/para-pns-enrekang-formasi-2018-berinisiatif-patungan-membeli-alat-pelindung-diri-apd.jpg)