Update Corona Soppeng

Pasangan Suami Istri Positif Corona di Soppeng dan Satu Asal Marioriwawo Meninggal Dunia

Kali ini, dua orang asal Kecamatan Ganra yang merupakan sepasang suami istri dinyatakan positif virus corona.

Dok Pribadi Suriasni
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng, Suriasni. 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Kasus pasien positif virus corona kembali bertambah di Kabupaten Soppeng, Selasa (30/6/2020).

Kali ini, dua orang asal Kecamatan Ganra yang merupakan sepasang suami istri dinyatakan positif virus corona.

"Tambahan hari ini dua orang asal Kecamatan Ganra positif Covid, itu berasal dari kluster Makassar," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng, Suriasni.

Dengan bertambahnya dua pasien positif Covid-19, TGTPPC-19 Kabupaten Soppeng mencatat sudah ada 47 kasus sejauh ini.

"Ada juga pasien Covid-19 di RSK Dadi Makassar asal Kecamatan Marioriwawo yang meninggal dunia hari ini, dan dikuburkan di tempat pemakaman jenazah Covid di Macanda Gowa," kata Suriasni.

Dengan update terbaru data Covid-19 tersebut, membuat rincian kasus tersebut yakni 23 orang masih dalam perawatan, 20 telah dinyatakan sembuh, dan 4 telah meninggal dunia.

Sebaran kasus Covid-19 di Bumi Latemmamala itu berada di Kecamatan Lalabata dengan 15 kasus, Kecamatan Marioriwawo dengan 11 kasus.

Kecamatan Marioriawa dengan 4 kasus, Kecamatan Liliriaja dengan 6 kasus, Kecamatan Donri-donri dengan 8 kasus, Kecamatan Ganra 2 kasus dan Kecamatan Citta 1 kasus.

Suriasni menambahkan, lonjakan kasus positif Covid-19 belakangan ini dipicu oleh para pendatang asal daerah transmisi lokal seperti Makassar.

Olehnya, berbagai upaya kembali ditempuh Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk menekan angka penyebaran.

Selain melakukan tracking atau melacak jejak interaksi pasien positdaerah akses masuk ke Bumi Latemmamala itu kembali diperketat.

"Perketat perbatasan, melakukan edukasi ke masyarakat tentang protokol kesehatan oleh semua sektor penyemprotan, pengawasan oleh seriap desa dan kelurahan kepada warganya, khususnya pendatang dan kontak luar," kata Staf Ahli Bidang Hukum Bupati Soppeng itu.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved