Kisah Wanita yang Memegang Status Putri Yakuza Tapi Malah Dijadikan Pemuas Nafsu dan Jualan Bisnis
Kisah Wanita yang Memegang Status Putri Yakuza Tapi Malah Dijadikan Pemuas Nafsu dan Jualan Bisnis
TRIBUN-TIMUR.COM - Ini kisah kelam seorang wanita yang memegang status anak Yakuza di Jepang
Meski menjadi anak bos Yakuza di Jepang, ternyata tak membuat kehidupan menjadi enak.
Malah, wanita satu ini menceritakan kisah pilu dirinya selama menjadi seorang anak bos Yakuza di Jepang.
Pelecehan dan penyiksaan adalah hal yang sering ia alami.
Simak kisahnya berikut ini:
Berbicara tentang Yakuza pernahkah Anda mendengar nama Shoko Tendo.
Seorang wanita dengan tatto di seluruh tubuhnya yang melambangkan dirinya adalah kelompok Yakuza.
• Kronologi Konflik Nikita Mirzani dan Baim Wong, Dulu Kerja Bareng Kini Berubah Jadi Benci Aib Dibuka
• 18 Bulan Berlalu Pembunuh Siswi SMK Noven di Bogor Belum Juga Tertangkap, Ini Kata Anak Buah Kapolri
Shoko Tendo adalah anak dari Hiroyasu Tendo, bos mafia paling terkenal di Jepang, Yakuza.
Yakuza sendiri, dikenal sebagai gangster atau organisasi kriminal asal Jepang, dengan tanda khasa memiliki tato di seluruh tubuhnya.
Saat ini Yakuza memiliki anggota sekitar 184.000 di seluruh Jepang.
Yakuza dikenal dengan kejahatan berani, seperti pembunuhan massal, prostitusi, transaksi gelap hingga bisnis prostitusi.
Dalam geng Yakuza, istri dan anak perempuan dari penjahat ini memiliki status rendah.
Tidak memiliki kekuatan, dan seringkali digunakan ayahnya sebagai pelacur atau apapun untuk kepentingan bisnisnya sebagai Yakuza.
Shoko Tendo adalah putri yang terlahir sebagai anak bos mafia Yakuza.
Dalam memoar yang diterbitkannya berjudul Yakuza Moon: Memoirs of Gangster's Daughter, menceritakan kehidupan menjadi anak dari seorang gangster Yakuza.