Tribun Parepare

Kisah Nenek Isa, Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni di Parepare

Nenek Isa (65) harus menjalani hidup sebatang kara di rumah tak layak huni di Parepare, Sulawesi Selatan.

TRIBUN-TIMUR.COM/DARULLAH
Nenek Isa saat ditemui dikediamannya di Jl Poros Parepare-Sidrap, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNPAREPARE.COM, PAREPARE - Nenek Isa (65) harus menjalani hidup sebatang kara di rumah tak layak huni di Parepare, Sulawesi Selatan.

Kediaman Isa tepatnya di Jl Poros Parepare-Sidrap, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.

Terlihat dinding rumah nenek Isa terbuat dari seng dan tepas.

Luasnya pun sekitar 4x2 meter persegi. Tampak sebagian atap rumahnya bocor.

Rumah tersebut berdiri di atas tanah pekuburan umum. Lokasinya tepat di atas drainase jalan.

Saat hujan datang, air pun ikut masuk di rumah Nenek Isa.

Setiap turun hujan, Nenek Isa menyiapkan baskom agar air tak membasahi perabot rumahnya yang lain.

"Kalau hujan, air juga masuk rumah pak. Biasa na basahi kasurku. Jadi kuatasi dengan menaruh baskom dibawahnya itu atap bocor pak," katanya saat ditemui Tribunparepare.com, Selasa (30/6/2020).

Isa mengatakan dirinya tinggal di rumah itu sendirian sejak dua tahun lalu.

Ia terpaksa tinggal di gubuk itu karena tak lagi mampu untuk beli tanah dan rumah sendiri.

Suaminya telah meninggal dunia dan tak punya anak.

Halaman
12
Penulis: Darullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved