PSM Makassar
Ketika PSM Makassar Dipukul 6-0 Persik Kediri
Liga Super Indonesia (LSI) musim 2006 menyimpan banyak peristiwa penting.
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Liga Super Indonesia (LSI) musim 2006 menyimpan banyak peristiwa penting.
Di mana Persik Kediri menjadi jawara pada kasta tertinggi sepak bola Indonesia di musim tersebut.
Pencapaian yang diraih tim asal Jawa Timur ini tak lepas dari komplitnya amunisi yang mereka miliki.
Mulai dari Budi Sudarsono, Hamka Hamzah yang diketahui masih dalam masa keemasan.
Ditambah para amunisi asing seperti Cristian Gonzales yang merupakan mantan pemain PSM.
Dua amunisi asing milik Kediri lainnya adalah Danilo Fernando, Ebi Suketi, hingga Leonardo Guiteres.
Dengan nama-nama komplit di masanya, tak ayal Macan Putih menjadi tim yang disegani pada waktu itu.
PSM Makassar pun menjadi salah satu korban keganasan tim yang diasuh Daniel Roekito.
Itu terjadi dalam lanjutan Liga Djarum Indonesia Wilayah II di Stadion Barawijaya, 28 Januari 2006.
Bertindak sebagai tuan rumah, Persik Kediri sukses memukul Laskar Pinisi dengan skor telak 6-0 tanpa ampun.
Enam gol yang dihasilkan Kediri tak lepas dari masing-masing hattrick dari dua pemain.
Yakni melalui Cristian Gonzales serta Budi Sudarsono.
Gonzales menciptakan hattrick di laga tersebut dimulai pada titik putih di menit delapan.
Kemudian dua gol menyusul dari El Loco sapaan akrabnya masing-masing di menit 44 dan 69.
Sementara tiga gol dari Budi Sudarsono lahir di menit 47, 67 dan 87. Kekalahan PSM 6-0 dari Persik Kediri kemudian dicatat sebagai sejarah di musim tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/logo-liga-djarum-indonesia-pada-musim-2006-di-mana-persik-kediri-sukses-keluar-sebagai-jawara.jpg)