Update Corona Soppeng

Masyarakat di Soppeng Wajib Pakai Masker, Melanggar Dapat Sanksi

Angka kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan meningkat drastis sepekan ini.

TRIBUN TIMUR/HARDIANSYAH
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng, Suriasni. 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Angka kasus positif virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan meningkat drastis sepekan ini.

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk menekan angka penularan.

Tercatat hingga Minggu (28/6/2020), sudah ada 45 kasus pasien positif. Dengan rincian 23 dalam perawatan, 19 telah dinyatakan sembuh, dan 3 telah meninggal dunia.

Selain memperketat daerah perbatasan, serta merutinkan tracking atau melajak jejak interaksi pasien positif Covid-19 dengan melakukan uji swab massal, juga masyarakat diminta untuk senantiasa menggunakan masker.

Hal terakhir bahkan wajib dilakukan dan telah diatur dalam Peraturan Bupati Soppeng nomor 31 tahun 2020 tentang kabupaten wajib masker.

"Pemerintah telah menerbitkan Perbup soal penggunaan masker, bahkan sanksinya pun juga telah diatur," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng, Suriasni.

Kewajiban menggunakan masker tersebut berlaku bagi setiap masyarakat yang melakukan aktivitas di luar rumah. Bagi yang melanggar, sebagaimana dikatakan Suriasni, akan mendapatkan sanksi administrasi.

"Sanksi administratif yang dimaksud yakni teugaran lisan, teguran tertulis, penutupan sementara tempat usaha, dan sanksi lainnya sebagaimana peraturan perundang-undangan," tambahnya.

Penyebaran virus corona di Bumi Latemmamala sendiri dipicu oleh adanya kluster Makassar, yakni daerah transmisi lokal penyebaran virus corona di Sulawesi Selatan.(*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved