Tribun Bone
Jalan Menuju Tempat Wisata Bukit Cempalagi Perlu Pembenahan
Bone memiliki potensi wisata yang terintegrasi, baik itu wisata bahari, wisata budaya, dan wisata sejarah.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNBONE.COM, AWANGPONE - Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) terkenal dengan potensi wisatanya.
Bone memiliki potensi wisata yang terintegrasi, baik itu wisata bahari, wisata budaya, dan wisata sejarah.
Salah satu obyek wisata yang dapat dikunjungi adalah Bukti Cempalagi. Terletak di Dusun Cempalagi, Desa Mallari, Kecamatan Awangpone. Berjarak 14 kilometer dari pusat Kota Watampone.
Di sana pengunjung dapat menikmati keindahan gusung pasir ketika air laut sedang surut.
Selain itu, pengunjung dapat pula melihat prasasti peninggalan Raja Bone ke-15 Arung Palakka ketika mengikrarkan sumpah membebaskan rakyatnya dari penindasan.
Akkarebbeseng atau bekas cakaran tangan ditemukan di batu dinding Gua Lama sebelum mencapai sumur jodoh.
Sementara attuddukeng atau bekas hentakan tumit Arung Palakka dapat ditemui di kaki bukit sebelah timur.
Ukuran kakinya terlihat lebih besar dibanding ukuran manusia sekarang.
Untuk assingkerukeng (simpul) ditemukan di Gua Janci di sebelah utara Bukit Cempalagi.
Tempat yang tak boleh ketinggalan didatangi di Bukit Cempalagi adalah Gua Mimpi.
Pengunjung dapat menikmati stalaktit dan stalakmit yang terbentuk secara alami.
Pengunjung, Darul, Minggu (28/6/2020) mengatakan di Bukit Cempalagi wisatawan bisa menikmati wisata pantai dan sejarah sekaligus.
Cuma, menurut dia, Bukit Cempalagi masih perlu dibenahi dan mendapat perhatian pemerintah setempat.
Ia menyampaikan masih terdapat jalan yang belum diaspal ketika menuju Gua Mampu dan Gua Janci.
"Jalan ke Gua Mampu dan Gua Janci masih beralaskan tanah. Tentu ini menyusahkan pengendara ketika hujan turun," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kondisi-jalan-menuju-gua-mimpi-di-bukit-cempalagi-bone.jpg)