Banjir di Bantaeng
VIDEO: Korban Banjir Bantaeng Butuh Bantuan Perbaikan Rumah
Banjir yang melanda Kabupaten Bantaeng 12 Juni 2020 lalu menyebabkan sejumlah rumah warga roboh dan beberapa tak lagi layak huni.
Penulis: Achmad Nasution | Editor: Suryana Anas
TRIBUNBANTAENG.COM, BISSAPPU - Banjir yang melanda Kabupaten Bantaeng 12 Juni 2020 lalu menyebabkan sejumlah rumah warga roboh dan beberapa tak lagi layak huni.
Kondisi itu terjadi di Jalan TA Gani, Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.
Hingga hari ini, kondisi pada lokasi rumah yang roboh akibat banjir milik Dg Nunu, belum terlihat bangunan baru untuk tempat tinggal bersama keluarganya.
Tampak material bangunan rumahnya yang roboh masih menumpuk dan belum dilakukan pembersihan.
Barang-barang elektronik dan Alat-alat rumah tangga lainnya tampak berserakan pada lokasi itu.
Selain itu, terdapat tenda kecil yang digunakan untuk menyimpan bantuan dari para relawan yang datang.
"Bagi mereka yang merasa kasihan untuk membantu apa saja supaya bisa berdiri lagi saya punya rumah," kata Dg Nunu
Sementara kondisi beberapa rumah warga lainnya tak layak lagi untuk di tinggali. Sebab, sebagian dinding rumah sudah hancur.
Bahkan rumah yang di tinggali oleh Mantang, tak lagi tegak karena kondisi tiang sudah miring.
Mantang mengatakan, sebagian besar barang yang ada dalam rumahnya sudah tak ada lagi karena terbawa banjir.
Menurutnya, barang yang paling dibutuhkan saat ini adalah kompor, tabung gas, lemari dan tempat tidur.
Kemudian, korban banjir, Tamsir juga berharap agar mendapatkan bedah rumah, supaya layak untuk di tinggali.
Warga lain, Mansa juga menyampaikan kerugian yang di alami akibat banjir mencapai puluhan juta rupiah.
Karena sebagian besar kayu jati yang baru ia beli hanyut terbawa banjir.
Laporan TribunBantaeng.com - Achmad Nasution.