Demo Tuntut Air Bersih
Tak Kunjung Ditemui Bupati Maros, Massa Tutup Jalan Poros Maros-Makassar
Tak kunjung ditemui Bupati Maros Hatta Rahman, Aliansi Masyarakat Tanah Gersang "Bontoa Krisis Air Bersih", menutup Jalan Poros Maros-Makassar.
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Tak kunjung ditemui Bupati Maros Hatta Rahman, Aliansi Masyarakat Tanah Gersang "Bontoa Krisis Air Bersih", menutup Jalan Poros Maros-Makassar, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (25/6/2020).
Hal ini dilakukan untuk mendesak agar Bupati Maros Hatta Rahman, mau turun untuk langsung menemui mereka.
Pantauan tribun-timur.com, untuk menghindari kemacetan, pihak kepolisian melakukan pengamanan agar kendaraan tetap bisa lewat.
Tapi kemacetan tidak bisa dihindari, pasalnya kendaraan terpaksa harus memutar karena jalur dari arah Maros ke Makassar ditutup massa.
Diberitakan sebelumnya terjadi aksi menuntut pengadaan air bersih di depan Kantor Bupati Maros, Kelurahan Pettuadae, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros.
Aksi ini dilakukan oleh beberapa organisasi mahasiswa dan masyarakat Bontoa, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tanah Gersang "Bontoa Krisis Air Bersih".
Menurutnya rakyat Bontoa sudah berpuluh-puluh tahun tidak mendapat perhatian terkait kelangkaan air bersih.(*)
Laporan Wartawan Tribunmaros.com, M Ikhsan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/massa-aksi-menutup-jalan-poros-maros-makassar-kecamatan-turikale.jpg)