Tribun Wajo

Sidang Molor, Masyarakat Desa Paselloreng Wajo Bentangkan Papan Wicara

Agenda sidang pertama gugatan masyarakat Desa Paselloreng Wajo terhadap Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wajo dijadwalkan hari ini.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH ABDI GUNAWAN
Masyarakat Desa Paselloreng Wajo membentangkan papan wicara sebagai bentuk ekspresif terhadap gugatannya ke PN Sengkang, Kamis (2562020). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Agenda sidang pertama gugatan masyarakat Desa Paselloreng, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo terhadap Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wajo dijadwalkan Kamis (25/6/2020) hari ini.

Sejumlah masyarakat dari Desa Paselloreng telah berkumpul di Pengadilan Negeri Sengkang, sejak pulu 09.00 WITA.

Sembari menanti waktu persidangan, mereka membentangkan papan wicara dengan berbagai macam tulisan seperti, "Kami melawan pembangunan yang sewenang-wenang", "Jangan korbankan masa deoan anak cucu kami hanya demi investasi", "Pembangunan untuk kehidupan dan kesejahteraan rakyat", "BPN Kab. Wajo ajja mappasalaingeng" dan banyak tulisan ekspresif lainnya.

Salah satu pendamping hukum warga Desa Paselloreng asal YLBHI-LBH Makassar, Firmansyah cukup kecewa dengan keterlembatan pihak tergugat, yakni BPN Wajo.

"Kami sangat menyayangkan sikap BPN Wajo yang kurang kooperatif, mengingat ini adalah untuk kepentingan publik," kata Firmansyah.

Agenda sidang menjadwalkan untuk pembacaan permohonan keberatan. Sebagaimana diketahui, masyarakat masyarakt merasakan adanya diskriminasi terhadap pembayaran ganti rugi lahan di proyek Bendungan Paselloreng.

"Berdasarkan informasi yang kami terima dari klien kami bahwa ada perlakuan istimewa kepada kelompok tertentu. Nah, ini bisa jadi salah sumber dari ketidakadilan dan itu salah satu fakta yang akan kami uji dalam persidangan nantinya," katanya.

Gugatan tersebut terdaftar di PN Sengkang dengan nomor perkara 20/G/Pn.Skg yang teregistrasi pada tanggal 18 Juni 2020. Hingga berita ini ditulis, pukul 13.00 WITA, sidang belum juga dimulai. (*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved