Update Corona Soppeng

Kasus Covid-19 Meningkat, Perbatasan Soppeng Kembali Diperketat

Diketahui, Kabupaten Soppeng sempat menekan angka penularan virus corona selama sepekan. Namun, kasus Covid-19 kembali meningkat

Ist
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng, Suriasni 

TRIBUNSOPPENG.COM, WATANSOPPENG - Pemerintah Kabupaten Soppeng kembali memperketat akses masuk di wilayah perbatasan, Rabu (23/6/2020). Keputusan itu diambil pasca kasus positif virus corona meningkat dalam 5 hari terakhir di Bumi Latemmamala.

"Bagi masyarakat nantinya yang akan masuk Soppeng untuk membekali diri dengan keterangan sehat. Dan mulai tanggal 24 Juni sampai 14 Juli akan kembali dipeketat perbatasan di semua wilayah Soppeng," kata Bupati Soppeng, Andi Kaswadi Razak, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima Tribun Timur.

Diketahui, Kabupaten Soppeng sempat menekan angka penularan virus corona selama sepekan. Namun, kasus Covid-19 kembali meningkat setelah adanya penyebaran dari daerah transmisi lokal.

"Sekarang ini bagaimana kita mengantisipasi karena sudah ada pengalaman dalam penanganan ini, agar ekonomi, pendidikan, kesehatan harus tetap berjalan, bagaimana beribadah masyarakat harus tetap bisa berjalan," katanya.

Andi Kaswadi Razak menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Ketua Kerukunan Keluarga Soppeng (KKS) agar mengimbau warga Soppeng yang ada di perantauan untuk menahan diri untuk pulang ke Soppeng.

"Begitu pun yang ada di Soppeng untuk tidak keluar masuk Soppeng, agar penyebaran virus corona ini bisa diatasi," katanya.

Diketahui, saat ini sudah ada 31 orang yang terinfeksi virus corona, dengan rincian 2 orang meninggal dunia, 10 masih dalam perawatan dan 19 yang telah dinyatakan sembuh.

Sementara, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Soppeng, Suriasni pun membenarkan kebijakan tersebut.

"Tadi sudah rakoor, dan rencana memang akan diperketat kembali perbatasan," katanya.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk turut aktif dalam melaporkan setiap pendatang yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Soppeng.

"Senantiasa peduli dengan kondisi sekitarnya untuk melaporkan jika ada pendatang di wilayahnya agar memeriksakan kondisi kesehatan di puskesmas atau fasilitas kesehatan di wilayahnya," katanya.

Sebaran kasus positif virus corona di Bumi Latemmamala sendiri adalah di Kecamatan Lalabata dengan 12 kasus, Kecamatan Marioriwawo dengan 10 kasus, Kecamatan Marioriawa dengan 4 kasus, Kecamatan Liliriaja dengan 3 kasus dan Kecamatan Donri-donri dengan 2 kasus.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved