Obrolan Santai New Normal

Direktur Summarecon: Pasca Resesi Harga Properti Naik Terus

International Monetary Fund (IMF) memprediksi ekonomi Indonesia tetap tumbuh pada tahun 2020 di era Corona Virus

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM
Obrolan santai Deddy Corbuzier, Helmy Yahya, Sharif Benyamin Live Hari Ini 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - International Monetary Fund (IMF) memprediksi ekonomi Indonesia tetap tumbuh pada tahun 2020 di era Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

IMF memprediksi ekonomi Indonesia masih tumbuh 0,5 persen. Sementara itu, Bank Indonesia memprediksi ekonomi Indonesia masih tumbuh dalam kisaran 0,9-1,9% pada tahun 2020.

Sementara itu, Morgan Stanley memprediksi China adalah negara Asia pertama yang akan keluar dari krisis ekonomi karena pandemi Covid-19.

Indonesia masuk dalam grup kedua yang akan pulih karena disokong oleh demand domestik yang terus menguat.

"Jika Covid-19 di Indonesia tidak mencapai puncaknya pada kuartal II-2020, maka pemulihan ekonomi akan mundur," kata Direktur Summarecon Agung Tbk, Sharif Benyamin dalam Obrolan Santai Tribun Timur-Summarecon Mutiara Makassar, Sabtu (20/6/2020).

Sehingga, dia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersatu menjalankan protokol kesehatan.

Benyamin pun menyampaikan quote dari political economist m, John Stuart Bill.

"Tuan tanah menjadi kaya dalam tidur mereka. Jadi bisnis properti itu akan bekerja siang dan malam, ini adalah investasi yang produktif, kalau kita beli kita akan bisa sewakan, tempati dan nilainya naik terus," katanya.

Selanjutnya, dia menyampaikan sentimen terhadap properti di Amerika sejak tahun 2013 sampai masa pandemi Covid-19, real estate menjadi pilihan pertama masyarakat Amerika sebagai investasi jangka panjang yang terbaik.

"Tahun 2012, mereka tuh suka investasi di emas, orang-orang Amerika senang sekali beli properti padahal mereka dulu suka sewa yah," katanya.

Selanjutnya, Benyamin membahas kebutuhan hidup masyarakat Indonesia yakni sandang, pangan dan papan.

"Sebelum Covid-19, orang suka pakai baju bagus tapi tertutup masker, Sementara dengan work from home maka orang akan perhatikan papannya (rumah)," katanya.

Menurutnya, setelah Covid-19, orang-orang butuh rumah yang nyaman.

"Di timur yah, seringkali kita dihadapkan dengan pertanyaan, kapan punya anak? atau sudah punya rumah belum?" Katanya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved