Tribuners Memilih
Target Presentase Partisipasi Pemilih 77,5% di Pilwali Makassar, KPU: Ikut Target Nasional
KPU Makassar menargetkan presentase partisipasi pemilih pada Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Makassar 2020 di angka 77,5 persen.
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar menargetkan presentase partisipasi pemilih pada Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Makassar 2020 di angka 77,5 persen.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar, Endang Sari mengatakan kurva kenaikan partisipasi pemilih sudah naik dari tahun sebelumnya.
"Bahkan presentase partisipasi kita sudah meningkat. Pilwali 2018 lalu presentasenya 58,98 persen, di Pemilu 2019 sudah di angka 75,04 persen," kata Endang via pesan WhatsApp, Kamis (18/6/2020) sore.
"Nah di Pilwali 2020 ini, kami menargetkan presentase partisipasi pemilih di angka 77,5 persen, mengikuti target nasional. Jadi kami justru semakin optimis di Pilwali nanti semakin meningkatkan partisipasi," ujar Endang.
Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, SDM dan Partisipasi Pemilih KPU Makassar itu paham, Pilwali 2020 saat ini dihadapkan dengan pandemi Covid-19.
Meski demikian target partisipasi tidak berubah meski pilkada digelar di tengah pandemi Covid-19 bukanlah perkara mudah.
"Dalam kondisi apapun, kami optimis angka partisipasi akan meningkat. Meningkatkan angka kemarin 58,98 persen menjadi 75,04 persen hampir 15 persen pencapaiannya," ujarnya.
"Dan kepercayaan masyarakat dalam proses pemilihan yang digelar KPU Makassar itu pelan-pelan mulai membaik. Nah itu sisa kita jaga momentumnya," jelasnya.
Kemudian, lanjut dia, KPU Makassar kian meningkatkan sosialisasi dan proses pendidikan pemilihnya.
"Bahwa karena ada pandemi, kemudian ini bisa menyebabkan masyarakat takut ke TPS (Tempat Pemungutan Suara), kami berusaha maksimal mengimbau pemilih, 9 Desember itu adalah hari paling penring untuk menentukan masa depan kota ini," ujarnya.
"Jadi kami masih dalam proses berikhtiar, semaksimal mungkin mendongkrak partisipasi pemilih di Makassar. Bagaimana hasilnya? Tidak bisa dihakimi sekarang, bisa dilihat hasilnya pada hari pemilihan, berapa masyarakat yang akan ke TPS," tambahnya.
KPU Perbanyak Kelas Sosialisasi Virtual
Ketua KPU Makassar, Farid Wajdi mengatakan, di masa pandemi KPU Makassar tetap menggelar sosialisasi seputar pilkada.
Sosialisasi digelar secara virtual dengan menyasar berbagai kalangan masyarakat dan kelompok umur.
KPU Makassar memanfaatkan aplikasi konferensi video Zoom. KPU berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan tingkat provinsi maupun kota untuk menggalang pemilih pemula dan pemilih muda yang jumlahnya signifikan.
“Banyak sekali kelas Zoom sekarang di-set sama teman-teman di divisi sosialiasasi,” ujar Farid belum lama ini.(*)
Laporan Wartawan tribun-timur.com, @fadhlymuhammad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/komisioner-kpu-kota-makassar-endang-sari-pendaftaran-lembaga.jpg)