Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bincang Virtual

Bidang Kemahasiswaan Unhas Bincang Virtual: Bangun Karirmu Sebagai Penulis

Bincang karir virtual dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas, Prof Arsunan Arsin.

Penulis: Alfian | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/ALFIAN
Bincang karir virtual digelar Direktorat Alumni dan Penyiapan Karir (DAPK) Bidang Mahasiswa dan Alumni Universitas Hasanuddin dengan tema “Bangun Karirmu Sebagai Penulis”, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktorat Alumni dan Penyiapan Karir (DAPK) Bidang Mahasiswa dan Alumni Universitas Hasanuddin menggelar Bincang Karir Virtual, Rabu (17/6) kemarin.

 Acara yang digelar melalui aplikasi Zoom ini dengan tema “Bangun Karirmu Sebagai Penulis” menghadirkan sejumlah penulis Indonesia asal Makassar, yang merupakan alumni Unhas.

Tiga narasumber yang hadir adalah Yusran Darmawan (Blogger dan Penulis), Irmawati Puan Mawar (Jurnalis dan Penulis), dan Aan Mansyur (Penulis Puisi dan Cerpen). 

Kegiatan ini diikuti oleh 130 peserta mahasiswa dan alumni Unhas serta peserta umum.

Bincang karir virtual dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas, Prof Arsunan Arsin.

“Menulis adalah kegiatan memberi asupan nutrisi otak dan bathin kita. Seorang penulis harus banyak membaca buku dan membaca lingkungannya.  Kami di bidang kemahasiswaan memberi penghargaan kepada mahasiswa yang menulis di media cetak atau di jurnal-jurnal bereputasi, sesuai dengan skalanya, apakah lokal, nasional dan internasional,” ucap Prof Arsunan

Dalam pemaparannya, Yusran Darmawan mengatakan bahwa penulis serupa dengan mata uang yang bisa digunakan dimana saja pada jenis pekerjaan apa saja.

Apapun profesi seseorang, kemampuan menulis akan membuatnya berbeda dengan yang lain. Dari sisi finansial, akan ada tambahan pemasukan.

“Apalagi sekarang ini media sosial menjadi wahana untuk belajar menulis dan menumpahkan perasaan serta pemikiran. Namun yang terpenting dipahami bahwa menulis adalah media untuk mencari relasi, membangun networking,” ucap Yusran, yang juga merupakan alumni Jurusan Komunikasi ini.

Sementara itu, Irmawati Puan Mawar memaparkan banyak bercerita tentang pengalaman di dunia jurnalistik, sejak mahasiswa bergabung di PK Indentitas Unhas, lalu menjadi wartawan Tempo dan hingga kini menjadi penggiat literasi di Makassar.

“Ada tiga hal pokok yang menjadi landasan saya dalam menulis, yaitu ada niat baik dalam tulisan, bersikap adil dalam menulis, dan selalu menggunakan akal sehat dalam menulis.  Kita jangan terganggu dengan hal-hal yang bisa menghilangkan objektivitas menuliskan sesuatu,” kata Irmawati yang akrab disapa Imhe.

Imhe juga menyampaikan trik dan tips dalam menulis, bagaiman menggali ide dan fokus pada tulisan serta bagaimana menguatkan hati bila tulisan kita mendapat respon negatif dari para pembaca. Hal itu merupakan motivasi untuk menghasilkan tulisan yang lebih baik.

Nar sumber ketiga, Aan Mansyur, merupakan penulis puisi yang menjadi naskah pada film Ada Apa Dengan Cinta 2. 

Aan menceritakan karir menulisnya, dimulai dari masa kecil yang penuh dengan persoalan keluarga. 

Buku, bagi Aan, adalah dunia yang aman untuk menghabiskan dan menghadapi persoalan keluarga.  Begitu banyak buku kumpulan puisi yang lahir dari tumpahan perasaan Aan Mansyur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved