Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Bantaeng

Banjir Rusak Alat Produksi Pelaku Usaha di Bantaeng

Seperti yang dialami Hamsir, pelaku usaha petelur puyuh di Kelurahan Bonto Atu Kecamatan Bissappu kabupaten Bantaeng.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/ACHMAD NASUTION
Kondisi kandang ayam, Hamsir pasca banjir di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sungai meluap dan jebolnya cekdam balang sikuyu.

Sehingga sejumlah wilayah terendam dan berdampak pada pelaku usaha yang berada pada titik banjir.

Seperti yang dialami Hamsir, pelaku usaha petelur puyuh di Kelurahan Bonto Atu Kecamatan Bissappu kabupaten Bantaeng.

"Karena banjir ini rugika sekitar  Rp. 15.000.000," kata Hamsir, kepada TribunBantaeng.com, Kamis, (18/6/2020).

Barang yang rusak di antaranya kandang, mesin penetas, mesin penggiling pakan dan indukan puyuh, ujarnya.

Diketahui, Hamsir mendapat program Pemberian Bantuan Modal Usaha dari pemerintah Kabupaten Bantaeng dan sempat pendapat penghargaan.

Sementara itu Pendamping UKM Kelurahan Bonto Atu  Muh. Ilyas membenarkan saat meninjau lokasi usaha tersebut.

"Betul,memang banyak yang rusak termasuk mesin yang baru dia beli dari anggaran yang dia terima, dari pemerintah kabupaten Bantaeng," Jelas Ilyas.

Ilyas berharap, semoga bencana ini bisa cepat normal kembali.sehingga aktivitas masyarakat bisa berjalan seperti biasanya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved