Breaking News:

Tribun Bulukumba

Pantai Tanjung Bira Dibuka Kembali, Begini Respon Ketua DPRD Bulukumba

Sebelumnya, kawasan wisata pantai andalan masyarakat Bulukumba itu, ditutup sejak Maret 2020.

Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
firki/tribunbulukumba.com
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba H Rijal, membacakan sejarah Kabupaten Bulukumba, pada perayaan HUT ke 60 Bulukumba, Selasa (4/2/2020). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, BONTOBAHARI - Pantai Tanjung Bira, di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah dibuka kembali untuk umum sejak Sabtu (13/6/2020).

Sebelumnya, kawasan wisata pantai andalan masyarakat Bulukumba itu, ditutup sejak Maret 2020.

Penutupan dilakukan untuk menghindari keramaian, dan sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyeberan Covid-19 alias Virus Corona.

Ketua DPRD Bulukumba, H Rijal mengaku mendukung upaya Pemkab Bulukumba untuk membuka kembali kawasan wisata Bira dengan tatanan kehidupan baru atau New Normal.

Ia mengapresiasi pemerintah daerah dalam hal ini bupati bersama dengan Gugus Tugas Covid-19, dalam memberikan perhatian dan mempersiapkan pelaksanaan new normal.

Termasuk di sektor pariwisata dengan betul-betul menerapkan standar protokol kesehatan.

“Tentu kami bersama rekan-rekan di DPRD akan terus melakukan pengawasan dalam pelaksanaannya,” singkatnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba, dr Wahyuni mengemukakan, jika beberapa bulan yang lalu saat wabah pandemi Covid-19 ini muncul, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tinggal di rumah atau bekerja dari rumah.

Namun saat ini kebijakan pemerintah mulai menerapkan kehidupan normal baru.

Akan tetapi, kebijakan tersebut bukan berarti melonggarkan dengan mengabaikan standar kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

Menurut dr Wahyuni, untuk menghentikan penularan Covid-19 ini sangat ditentukan oleh semua kalangan dalam mendisiplinkan diri menerapkan pencegahan Covid-19.

“Untuk mencegah tertular Covid-19 sangat sederhana ji, hanya perlu disiplin pakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan. Hal ini sudah mulai harus menjadi kebiasaan dan budaya dalam kehidupan kita,” kata dr Wahyuni. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved