Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penerimaan Mahasiswa Baru

800 Lebih Camaba Sudah Daftar di Unismuh Makassar

Cara mendaftarnya pun mudah, camaba tak perlu datang ke Kampus Unismuh, cukup menggunakan handphone atau komputer masing-masing.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Imam Wahyudi
Ist
suasana kampus Unismuh Makassar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pendaftaran calon mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar terus bertambah. Hingga hari ini, sudah lebih 800 akun yang tercatat mendaftar di e-pmb.unismuh.ac.id.

“Alhamdulillah hari ini sudah lebih 800-an akun yang terdaftar,” kata Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unismuh, Bahrun Amin, Minggu (14/6).

Unismuh tahun ini, kata Bahrun menargetkan dapat menerima total 4000 mahasiswa baru.

“Target kita empat ribu, mudah-mudahan bisa dapat,” kaanya.

Dijelaskan Bahrun, Unismuh masih terus membuka pintu bagi camaba yang ingin mengenyam pendidikan tinggi di kampus yang terletak di Jl Sultan Alauddin, Makassar ini.

Cara mendaftarnya pun mudah, camaba tak perlu datang ke Kampus Unismuh, cukup menggunakan handphone atau komputer masing-masing. Selain itu juga tidak dilakukan tes.

Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan selama masa Pandemi Covid-19.

“Beda dari tahun sebelumnya, tahun ini camaba dapat mendaftar dari rumah, tanpa tes tetapi hanya menggunakan nilai rapor semester lima dari sekolah masing-masing,” beber Bahrun.

Pendaftaran camaba Unismuh saat ini masih dibuka hingga 5 Spetember 2020.

Ada tiga gelombang, pertama dibuka hingga 24 Juli, gelombang kedua 23 Mei hingga 24 Juli, dan gelombang 3 mulai 25 Juli - 5 September 2020.

Gelombang pertama sebelumnya telah diperpanjang akibat wabah Virus Corona.

Adapun mekanisme pendaftaran yakni, camaba mendaftar dan membuat akun di laman e-pmb.unismuh.ac.id.

Setelah itu membayar biaya pendaftaran ke nomor virtual account masing-masing yang terbit saat melakukan pendaftaran, ucapnya.

Biaya pendaftaran yang harus dibayar yakni Rp 250 ribu untuk non-Kedokteran, dan Rp 750 ribu untuk kedokteran.

Setelah itu, caba mengisi formulir identiras diri dan data orang tua, lalu mengunggah pas foto, ijazah SMA atau surat keterangan lulus, nilai rapor, rekomendasi Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan sertifikat prestasi (jika ada).

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved