Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

Sawerigading Jadi Julukan Kabupaten Luwu, Siapa Dia?

Luwu tengah dipimpin Basmin Mattayang sebagai bupati. Daerah ini memiliki julukan Bumi Sawerigading.

Tayang:
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
ist
Sawerigading adalah nama seorang putra raja Luwu dari Kerajaan Luwu Purba, Sulawesi Selatan. 

Dari perkawinan keduanya lahirlah Sawerigading dan We Tenriabeng sebagai anak kembar emas yaitu seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Mengenai masa hidup Sawerigading terdapat berbagai versi di kalangan ahli sejarah.

Menurut versi Towani-Tolotang di Sidenreng, Sawerigading lahir pada tahun 564 M.

Jika versi ini dihadapkan dengan beberapa versi lain, maka data ini tidak terlalu jauh perbedaanya.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini akan dikemukakan tiga versi mengenai masa hidup Sawerigading.

Yaitu versi Sulawesi Tenggara, abad V, versi Gorontalo, 900 dikurangi 50 = 850, versi Kelantan-Terengganu tahun 710.

Sepertinya, versi Sulawesi Tenggara lebih dekat dengan versi yang dikemukakan oleh masyarakat Towani-Tolotang.

Mereka menetapkan versi ini sebab menurut kepercayaan mereka Sawerigading se zaman dengan Nabi Muhammad, bahkan pernah bertemu.

Berdasarkan pesan Batara Guru, kedua anak kembar itu harus dibesarkan terpisah agar kelak bila mereka menjadi dewasa tidak akan saling jatuh cinta.

Namun suratan menentukan yang lain, sebab dirantau Sawerigading mendapat keterangan bahwa ia mempunyai seorang saudara kembar wanita yang sangat cantik, We Tenriabeng namanya.

Sejak itu hatinya resah hinggah pada suatu waktu ia berhasil melihatnya dan langsung jatuh cinta serta ingin mengawininya.

Maksud itu mendapat tentangan kedua orang tuanya bersama rakyat banyak, karena kawin bersaudara merupakan pantangan yang jika dilanggar akan terjadi bencana terhadap negeri, rakyat dan tumbuh-tumbuhan serta seluruh negeri kebingungan.

Melalui suatu dialog yang panjang, berhasil juga We Tenriabeng membujuk saudaranya untuk berangkat ke negeri Tiongkok memenuhi jodohnya di sana, I We Cudai namanya.

Wajah dan perawakannya sama benar dengan We Tenriabeng.

Pada waktu Sawerigading berangkat ke Tiongkok, We Tenriabeng sendiri naik kelangit dan kawin dengan tunangannya di sana bernama Remmang ri Langi.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved