Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tangan Kanan Pep Guardiola

Asisten Pelatih Man City yang Baru, Ternyata Mantan Pelatih Pep Guardiola. Begini Kisahnya

Juanma Lillo pun akan menjadi tangan kanan Pep di Manchester City untuk menggantikan peran Mikel Arteta yang pindah ke Arsenal.

Editor: Jumadi Mappanganro
TWITTER.COM/MANCITY
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Manchester City dua hari lalu mengumumkan penunjukan Juanma Lillo bergabung anggota staf kepelatihan Pep Guardiola.

Juanma Lillo pun akan menjadi tangan kanan Pep di Manchester City untuk menggantikan peran Mikel Arteta.

Lalu siapa sebenarnya asisten baru Pep ini?

Dikutip dari BolaSport.com, pia Spanyol berusia 54 tahun itu akan membantu tugas Pep sebagai asisten untuk mengisi pos sepeninggal Mikel Arteta, yang hengkang menjadi pelatih kepala Arsenal.

Lillo merupakan pilihan final bagi Man City setelah dikaitkan dengan kandidat lain semodel eks kapten The Citizens, Vincent Kompany, dan mantan bintang Spanyol, Xabi Alonso.

3 Wanita Muda Dijadikan PSK di Sinjai Tarif Mulai Rp 200 Ribu. Ini Kronologis, Modus, dan Motifnya

Bagi Pep, bergabungnya Lillo merupakan ajang reuni setelah mereka dipertemukan dalam satu tim 14 tahun silam.

Lillo bukan sosok asing lagi buat Pep. Relasi mereka terbilang unik.

Lillo tak lain adalah pelatih Pep Guardiola di klub terakhirnya sebagai pemain, Dorados de Sinaloa, di Meksiko.

Pep merasakan ditempa Lillo selama 6 bulan pada 2006.

Meski singkat, kerja sama dengan Lillo sangat berkesan bagi Pep sampai-sampai dia menyebut sang pelatih sebagai salah satu sosok yang menginspirasi dalam menerapkan gaya permainan tim.

Setelah Pep menjadi pelatih dan menapaki era gemilang di Barcelona, keduanya bertemu sebagai rival di Liga Spanyol dengan Lillo menukangi Almeria.

Pada laga pekan ke-12 LaLiga 2010-2011, Pep malah balik "mengajari" mantan pelatihnya itu sepak bola dengan membantai Almeria 8-0.

Gugus Tugas Covid-19 Makassar Klaim Sudah Tangani Gerakan Warga Tolak Rapid Test

Itu adalah tahun terakhir Lillo menukangi klub Spanyol sebagai pelatih kepala sebelum melanglang buana ke berbagai negara.

Selain di Eropa, Lillo mencoba peruntungan di klub Kolombia, Millonarios, menjadi asisten pelatih timnas Chile, menukangi Vissel Kobe di Jepang, dan terakhir memoles klub China, Qingdao Huanghai, pada 2019.

Di Vissel Kobe, ia melatih eks kapten Barcelona dan anak buah Guardiola, Andres Iniesta.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved