Bupati Jual Sayur
Bupati Jual Sayur di Pasar Akibat Pandemi Corona, Ada Tujuan Lain di Balik Aksinya
Bengkulu Selatan menyamar di Pasar jadi pedagang. Tujuannya untuk mengkampanyekan Social Distancing akibat Virus Corona.
TRIBUN-TIMUR.COM - Bupati Bengkulu Selatan ,Gusnan Mulyadi viral dan menjadi sorotan.
Dia viral setelah melakukan cara yang unik untuk mengedukasi masyarakat mengenai penanganan Virus Corona.
Seperti apa?
Bengkulu Selatan menyamar di Pasar jadi pedagang. Tujuannya untuk mengkampanyekan Social Distancing akibat Virus Corona.
Seperti yang diketahui, masyarakat Indonesia tengah melakuan social distancing.
• Berjemur Tanpa Busana Lagi Trend Selama Pandemi Corona di Daerah ini, Sudah Punya Komunitas
• Suami Bawa Uang Rp 3,4 Miliar Setelah Merantau, Pria ini Digugat Cerai Istri, Masalah Tak Disangka
Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona di tanah air.
Pemerintah memberikan himbauan kepada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Masyarakat yang memiliki kesadaran pun mengkarantina diri dan bekerja serta belajar dari rumah.
Namun, ada juga kegiatan yang mengharuskan masyarakat tetap keluar rumah.
Salah satunya pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Melakukan social distancing di tempat umum tentu tidak mudah.
Banyak masyarakat yang tidak mengerti bagaimana cara mengurangi kemunkinan terpapar virus Corona.
Maka, Bupati Bengkulu Selatan punya solusinya.
Dirinya mengkampanyekan penanganan virus Corona di pasar dengan cara unik.
Sebuah video memperlihatkan seorang pedagang sayur mengenakan masker dan face shield di Pasar Ampera, Bengkulu Selatan, beredar di media sosial Facebook.
• Berjemur Tanpa Busana Lagi Trend Selama Pandemi Corona di Daerah ini, Sudah Punya Komunitas
• Suami Bawa Uang Rp 3,4 Miliar Setelah Merantau, Pria ini Digugat Cerai Istri, Masalah Tak Disangka
Pedagang itu berteriak menawarkan dagangannya.
Beberapa pembeli mendatangi lapaknya dan menawar beberapa sayuran yang dijajakan.
Saat asyik melayani pembeli, pedagang lain terlihat menghampiri lapak yang sedang terjadi transaksi jual beli itu.
Pedagang yang datang tanpa mengenakan masker itu terlihat protes menggunakan bahasa daerah.
Ia heran mengapa pembeli tak belanja di lapaknya.
Tapi, para pembeli tak menggubrisnya.
Pembeli justru mengingatkan pedagang itu agar mengenakan masker saat berdagang selama pandemi virus corona baru atau Covid-19.
Transaksi jual beli pun selesai.
Pedagang mengenakan masker dan face shield itu berhasil menjual satu kilogram sayuran.
Ternyata, pedagang yang mengenakan masker dan face shield itu merupakan Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi.
Aksi Gusnan itu sempat menarik perhatian pedagang dan pembeli di Pasar Ampera. Sejumlah orang terlihat berdiri di sekitar lapaknya.
Saat dikonfirmasi, Gusnan menjelaskan, video itu merupakan suasana pembuatan kampanye protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di pasar tradisional.
"Ini sebenarnya salah satu kampanye kita kepada pedagang dan pembeli untuk mematuhi protokol Covid-19.
Pedagang yang tidak pakai masker atau face shield kita minta pada pembeli jangan dibeli dagangannya," kata Gusnan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (7/6/2020).
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan mengajak masyarakat dan pedagang mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak saat bertransaksi di pasar tradisional.
• Berjemur Tanpa Busana Lagi Trend Selama Pandemi Corona di Daerah ini, Sudah Punya Komunitas
• Suami Bawa Uang Rp 3,4 Miliar Setelah Merantau, Pria ini Digugat Cerai Istri, Masalah Tak Disangka
Ia pun mengingatkan masyarakat agar tak membeli dagangan pedagang yang tak memakai masker dan pelindung wajah.
"Kami tegaskan pada masyarakat jangan beli dagangan pedagang di pasar yang tidak pakai masker dan pelindung wajah," jelasnya.
Saat ini, kata Gusnan, Pemkab Bengkulu Selatan telah mengatur jarak antarpedagang di pasar tradisional.
Setiap lapak memiliki jarak sekitar 1,5 meter. Selain itu, pedagang diwajibkan menggunakan face shield atau pelindung wajah. (*)
Sebagian artikel ini telah tayang diKompas.com dengan judul Menyamar Jualan Sayur di Pasar, Bupati: Jangan Beli Dagangan Pedagang yang Tak Pakai Masker
Dan di Tribunnews.com, Menyamar Jadi Pedagang Pasar, Bupati Bengkulu Selatan Minta Pembeli Tak Dekati Penjual Tanpa Masker
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bupati-bengkulu-selatan-gusnan-mulyadi-viral-dan-menjadi-sorotan.jpg)