Breaking News:

Tribun Mamuju

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulbar Ciduk Bandar Sabu di Kota Mamuju

Direktor Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat berhasil amankan bandar sabu-sabu inisial MU di Kota Mamuju.

Polda Sulbar
Bandar sabu-sabu MU diamankan di ruangan Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulbar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU -- Direktor Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat berhasil amankan bandar sabu-sabu inisial MU di Kota Mamuju.

Penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan oknum polisi insial KL, oknum PNS inisial BA di Dinas PUPR Mamuju dan oknum pegawai BRI.

Kabid Humas Polda Sulbar, AKBP Syamsu Ridwan, membenarkan adanya bandar sabu yang ditangkap oleh tim Reserse Narkoba Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulbar dengan cara Undercover Buy disalahtu taman kota di Mamuju.

"Ketiga pelaku sebelumnnya berhasil ditangkap beserta barang buktinya. Setelah berhasil dilakukan pengembangan akhirnya seorang bandar sabu berhasil ditangkap oleh anggota Reserse Narkoba Subdit II dengan metode Undercover Buy atau pembelian terselubung. Bandar berhasil kita pancing untuk bertransaski dengan anggota yang menyamar sebagai pembeli dan selanjutnya kita ringkus,"ungkap AKBP Ridwan kepada Tribun Timur.com di Mamuju, Jumat (5/6/2020).

Ridwan menyebutkan, saat dilakukan undercover buy oleh Polisi. Anggota yang menyamar sebagai pembeli minta tiga gram sabu, namun saat penangkapan tersangka memiliki narkoba sabu dalam tas kecil mereke Eiger sebanyak tujuh gram yang dikemas dalam paketan kecil.

"Anggota menemukan tujuh gram dalam tasnya saat digeledah beserta handphone dan benda lain,"ujarnya.

Dia mengatakan saat ini tersangka yang berperan sebagai badar sudah mendekam di sel tahanan Mapolda Sulawesi Barat.

Kasubdit Dua Direktorat Narkoba Polda Sulbar, Kompol Podding Said, ditangan tersangka BA ditemukan barang bukti 1 paket Sabu seharga Rp 850 ribu.

”Awalnya kami tangkap pelaku BA hari Selasa tanggal 12 Mei 2020 pukul 17.00 waktu setempat, disalah satu tempat di Mamuju,” kata Podding.

"Ketiganya mengakui sudah sering kali nyabu, setelah kami tes urine ternyata Ketiganya positif sesuai pengakuannya sehingga ketiganya kami tahan untuk proses lebih lanjut. Sementara pemilik asal usul barang bukti masih sementara dalam pengembangan,"pungkasnya. (tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved