Ramai #blacklivesmatter

Apa Itu Black Lives Matter? Ramai Tagar Digunakan Artis Dunia dan Indonesia saat Demo George Floyd

Pantauan Tribun Timur, tagar #blacklivesmatter juga diposting sejumlah Artis dunia seperti Adele, Emma Watson,dan Robert Downey jr

upload.wikimedia.org
Apa Arti Black Lives Matter? Tagar yang Bertebaran saat Demo George Floyd hingga di Media Sosial 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Black Lives Matter menjadi perbincangan publik dunia

Tagar #blacklivesmatter bahkan ramai digunakan para artis dunia hingga di Indonesia, di akun sosial media mereka
Postingan itu yakni sebuah gambar berlatar hitam

Slogan Black Lives Matter bertebaran di mana-mana saat demonstrasi George Floyd berlangsung.
Pantauan Tribun Timur, tagar #blacklivesmatter juga diposting sejumlah Artis dunia seperti Adele, Emma Watson,dan Robert Downey jr 

Apa arti istilah itu?

Dilansir dari Tribun Manado, Black Lives Matter (BLM) adalah sebuah gerakan, yang diinisiasi pada 2013 saat menanggapi pembebasan pembunuh Travyon Martin.

Gerakan ini lalu membentuk sebuah yayasan bernama Black Lives Matter Foundation yang berada di Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Kanada.

Di situs web resminya, Black Lives Matter menyebut misi mereka adalah memberantas supremasi kulit putih, dan membangun kekuatan lokal untuk melawan kekerasan yang menimpa masyarakat kulit hitam.

"Dengan memerangi dan melawan tindakan kekerasan, menciptakan ruang untuk imajinasi dan inovasi orang kulit hitam, dan mewadahi kegembiraan orang kulit hitam, kita dapat segera memperbaiki hidup," tulis Black Lives Matter di situs web-nya.

"Kami bekerja untuk dunia di mana orang kulit hitam tidak lagi ditargetkan secara sistematis untuk mati," lanjut BLM.

Dalam menggalang kesadaran komunitasnya, Black Lives Matter memiliki sejumlah program mulai dari pameran seni hingga peringatan rutin tahunan.

Black Lives Matter Arts+Culture mengeksplorasi momen dalam budaya seni yang mencerminkan tahun 1960-an sampai 1970-an, ketika Hak-hak Sipil, Black Power, Gerakan Hak-hak Perempuan, terus diperjuangkan.

Acara ini menghadirkan seniman-seniman kulit hitam yang tanpa gentar menentang penindasan kulit hitam.

Selain itu, program ini juga berfungsi menghubungkan kesenian, budaya, dan politik.

"Melalui ekspresi dan keterlibatan artstik, kami akan memberdayakan komunitas kami, mengubah pandangan, dan menginspirasi realitas baru," terangnya.
Kemudian ada program Black Futures Month, yang diadakan setiap tahun di Februari, bersamaan dengan Black History Month.

Layaknya Arts+Culture, Black Futures Month juga mengundang artis-artis kulit hitam ternama.

Situs web Black Lives Matter mencantumkan perayaan Black Futures Month terakhir kali diadakan pada Februari 2019. Tidak ada keterangan apakah perhelatan 2020 diselenggarakan atau tidak.

Daftar Harga Hp Oppo Terbaru Juni 2020, Oppo A52, Oppo A92, Oppo A12,Oppo A31 & Oppo A5s,Spesifikasi



Beragam demonstrasi

Sebelum demo George Floyd, BLM sudah melakukan beragam aksi unjuk rasa lainnya.

Pada 2014 mereka memprotes kasus kematian sejumlah warga Afrika-Amerika di tangan polisi.

Para korban antara lain, Dontre Hamilton, Eric Garner, John Crawford III, Michael Brown, Ezell Ford, Laquan McDonald, Akai Gurley, Tamir Rice, Antonio Martin, Jerame Reid, dan lain-lainnya.

Rata-rata para korban tewas setelah ditembak mati oleh polisi.

Kemudian pada 2015 aksi unjuk rasa BLM juga berlanjut, menuntut keadilan atas rekan-rekan Afrika-Amerika yang tewas di tangan polisi.

Para korban di antaranya Charley Leundeu Keunang, Tony Robinson, Anthony Hill, Meagan Hockaday, Eric Harris, Walter Scott, hingga Jamar Clark.

Jamar Clark, sama seperti George Floyd, juga tewas di Minneapolis. Unjuk rasa saat itu dilakukan di depan Kantor Polisi Keempat, sedangkan bangunan yang dibakar saat demo George Floyd adalah Kantor Polisi Ketiga.

Aksi unjuk rasa BLM terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya, seiring bertambahnya korban tewas di kalangan warga kulit hitam akibat penanganan polisi.

Di tahun 2020, demonstrasi George Floyd adalah aksi unjuk rasa pertama mereka.

Meski lokasi kejadian di Minneapolis, namun demonstrasi ini meluas ke hampir seluruh AS bahkan juga terjadi di negara-negara lain.

Sekilas tentang BLM

Dilansir dari wikipedia, Black Lives Matter (BLM, dari bahasa Inggris: "Nyawa Orang Hitam Itu Penting") adalah sebuah gerakan aktivis internasional, yang dimulai dari komunitas Afrika Amerika, yang aktif dalam menentang kekerasan maupun rasisme sistemik terhadap orang kulit hitam.

BLM rutin menyelenggarakan demonstrasi memprotes kematian orang kulit hitam di tangan polisi, dan isu-isu terkait seperti profiling berdasarkan ras, kebrutalan polisi, dan ketimpangan ras dalam sistem pengadilan pidana Amerika Serikat.

Gerakan ini bermula dari 2013, dengan penggunaan tagar #BlackLivesMatter di media sosial setelah George Zimmerman, pelaku penembakan Travyon Martin, seorang pemuda berkulit hitam pada Februari 2012.

Black Lives Matter menjadi gerakan yang dikenal secara nasional setelah demonstrasi yang mereka lakukan selepas dua kematian warga kulit hitam Amerika Serikat lainnya: Michael Brown (menyebabkan demonstrasi dan kerusuhan di Ferguson) serta Erik Garner di Kota New York.

Sejak protes di Ferguson, anggota gerakan ini telah melakukan demonstrasi memprotes kematian sejumlah warga kulit hitam oleh polisi maupun ketika ditahan polisi.

Sejak pertengahan 2015, aktivis-aktivis BLM juga terlibat dalam Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat 2016.

Pemrakarsa tagar dan penggerak BLM, Alicia Garza, Patrisse Cullors, dan Opal Tometi, mengembangkan gerakan ini menjadi sebuah jaringan nasional dengan lebih dari 30 cabang antara 2014 hingga 2016.

Namun, gerakan BLM secara keseluruhan adalah jaringan yang tersebar tanpa struktur resmi.

Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved