Sulsel Masih Diguyur Hujan, Kapan Musim Kemarau?
Pancaroba ini antara peralihan musim penghujan menuju musim kemarau yang diperkirakan dimulai masuk pada akhir Juni 2020.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Stasiun Maritim Badan Metereologi Klimatologi Paotere Makassar, Irwansyah Nasution mengatakan, hujan deras yang terjadi siang hingga malam belakangan merupakan tanda memasuki masa pancaroba.
Pancaroba ini antara peralihan musim penghujan menuju musim kemarau yang diperkirakan dimulai masuk pada akhir Juni 2020.
"Fenomena hujan ini terjadi sebenarnya biasa pada saat memasuki musim kemarau," kata Kepala Stasiun Maritim Badan Metereologi Klimatologi Paotere Makassar,Irwansyah Nasution kepada tribun lewat pesan WhatsApp, Minggu (31/5/2020).
Irwansyah Nasution mengatakan, sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan masih akan diguyur hujan hingga beberapa hari ke depan.
Menurut Irwansyah, hujan terjadi beberapa hari terakhir juga dipengaruhi penumpukan awan awan Comulonimbus sekitar wilayah Sulsel.
Awan Comulonimbus adalah sebuah awan vertikal menjulang yang sangat tinggi, padat, dan terlibat dalam badai petir dan cuaca dingin lainnya.
"Penumpukan awan Comulonimbus disekitar Susel masih banyak bila diembus angin bisa memasuki Wilayah kita," tuturnya
Hujan deras dengan intensitas sedang mengguyur sebagian wilayah Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (31/5/2020).
Hujan yang turun sekitar pukul 13.00 wita diawali dengan awan gelap dan hembusan angin kencang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kepala-stasiun-meteorologi-maritim-paotere-makassar-irwansyah-nasution12.jpg)