Breaking News:

Update Corona Sulbar

Dua Pasien Covid-19 Kabur dari RSU Regional Sulbar, Begini Penjelasan Gugus Tugas

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Barat, Safaruddin Sanusi DM menjelaskan kronologi kaburnya dua pasien Covid-19 dari lokasi karantina.

TRIBUN TIMUR/NURHADI
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulbar Safaruddin Sanusi DM 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sulawesi Barat, Safaruddin Sanusi DM menjelaskan kronologi kaburnya dua pasien Covid-19 dari lokasi karantina di RSU Regional Sulawesi Barat, Jumat (29/5/2020).

Dua pasien yang kabur, yakni pasien 64 inisial AK (18) dari Kecamatan Kalukku dan pasien 65 inisial MY (20) dari Kecamatan Mamuju. Keduanya adalah santri dari Pesantren Temboro, Magetan, Jawa Timur.

Safaruddin menjelaskan, sekitar pukul 16.00 Wita, rombongan orangtua pasien memang mendatangi rumah sakit meminta untuk membawa pulang anaknya.

"Mereka protes, katanya anaknya sudah terlalu lama diisolasi, mereka bilang anak-anaknya sehat-sehat saja, lebih baik dirawat di rumah, mereka juga protes karena pemeriksaan swab terlambat," kata Safaruddin.

AK dan MY berdasarkan hasil laboratorium BBLK Makassar, dinyatakan positif pada 12 Mei 2020.

"Mereka mulai dirawat di ruang karantina RSU Regional sejak 13 Mei 2020 bersamaan dengan rekannya yang lain yaitu kasus 63 laki-laki inisial DR (17) juga asal Mamuju," jelasnya.

Selanjutnya, dilakukan terapi dan pengobatan oleh tim medis kepada Pasien. Pada 21 Mei dilakukan Swab evaluasi pertama kepada pasien dan hasil lab keluar dari BBLK pada tanggal 27 Mei dengan hasil masih positif.

"Sebelumnya, tanggal 26 Mei dilakukan kembali swab kedua kepada pasien dan hasil lab belum keluar (masih on proses) di BBLK Makassar, namun pasien tidak sabar," tuturnya.

Tim Gugus tugas Kabupaten Mamuju sudah berupaya untuk melakukan penjemputan pasien kembali dari kediamannya, namun mendapatkan perlawanan dari keluarga beserta rombongan.

"Sampai saat ini kedua pasien tidak berada lagi di RS Karantina RSUD Sulawesi Barat, mereka tetap bertahan di rumah," katanya.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved