Opini
Kahar Muzakkar Gugur di Hari yang Fitri
Bagian dari operasi kilat dengan misi khusus menumpas gerakan DII/TII pimpinan Kahar Muzakkar. Jumlah pasukan itu tak lebih dari 30 orang.
Hayyun Nur Zsavana
Penulis asal Palu, Sulawesi Tengah
Alumnus IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
SUBUH belum tiba.
Waktu masih menunjukkan pukul 04.00 Wita.
Sepasukan prajurit menyeberangi Sungai Lasolo, di wilayah Sulawesi Tenggara.
Pasukan itu berasal dari Peleton 1 Kompi D Batalyon 330/Kujang Siliwangi.
Dikomandani Peltu Umar.
Bagian dari operasi kilat dengan misi khusus menumpas gerakan DII/TII pimpinan Kahar Muzakkar.
Jumlah pasukan itu tak lebih dari 30 orang.
Beberapa hari sebelumnya mereka memperoleh informasi valid tentang persembunyian orang yang telah 15 tahun bergerilya di hutan-hutan Sulawesi.
Mengobarkan perlawanan terhadap pemerintah republik.
Gerakan yang dianggap merongrong dan mengancam keutuhan NKRI.
Oleh pemerintah telah divonis sebagai tindakan makar hingga harus ditumpas habis.
• Masjid Nabawi, Suatu Malam; Nukilan Sejarah Perintah Salat Tarwih
Perintah penumpasannya tak tanggung-tanggung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hayyun-nur-zsavana-1-3052020.jpg)