Tribun Bulukumba

Tersangka Penjualan Tahura Divonis Bebas, PMII Bulukumba Duga Ada Kongkalikong

3 tersangka penjualan Taman Hutan Raya (Tahura), di Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Sulsel divonis bebas

Dok Pribadi Andi Chaidir Alif
Ketua PMII Bulukumba Andi Chaidir Alif 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Makassar, memvonis bebas 3 tersangka penjualan Taman Hutan Raya (Tahura), di Kelurahan Tanah Lemo, Kecamatan Bontobahari, Bulukumba, Sulsel.

Pembacaan amar putusan kasus dugaan penjualan tanah negara tersebut dibacakan melalui daring, Selasa (19/5/2020) lalu.

Tiga tersangka dalam kasus ini, yakni Mantan Camat Bontobahari Abbas Mustari dan Muhammad Najib serta Muhammad Usman (almarhum).

Sebelumnya, dalam kasus dugaan penjualan tahura seluas 41,2 hektare itu, Najib cs diduga memberikan sesuatu (menyuap) Abbas Mustari, untuk menerbitkan segala dokumen terkait jual beli lahan tersebut.

Dan Abbas Mustari selaku camat dan sekaligus Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS), menerbitkan akta jual beli (AJB) di lahan Tahura itu.

Ketua PMII Bulukumba, Andi Chaidir Alif, menyebut kejaksaan terkesan tidak serius dalam menangani perkara yang sudah berproses kurang lebih dua tahun lebih itu.

Ia mengaku curiga, Kejaksaan dan Pengadilan kongkalikong untuk membebaskan para tersangka dari jeratan hukum.

"Jika sampai kasus ini ditutup dengan bebasnya tersangka yang telah ditetapkan Kejari Bulukumba, maka ada Indikasi Kejari Bulukumba bermain dengan pihak Pengadilan Tipikor Makassar," kata Chaidir, Jumat (22/5/2020).

Dan jika demikian terjadi, maka pihaknya menegaskan bakal melakukan kontrol dan mendesak pihak kejari untuk melakukan banding atau upaya kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Sementara Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, yang dikonfirmasi, mengaku saat ini pihaknya belum menerima putusan lengkapnya.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved