Sumbang Emas Olimpiade,Tontowi Ahmad Ditendang dengan Status Atlet Magang, Taufik Hidayat Smash PBSI

Sehari setelah mengumumkan pensiun, barulah terungkap salah satu alasan Owi memilih mundur dari Pelatnas akibat status magang yang diberikan kepadanya

Istimewa
Terungkap alasan Tontowi Ahmad pensiun dari dunia bulutangkis. Imbas status atlet magang dari PBSI 

TRIBUN-TIMUR.COM-Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad memutuskan pensiun dan gantung raket menyusul mantan partnernya, Liliyana Natsir.

Hal tersebut ia umumkan melalui akun instagram pribadinya pada Senin (18/5/2020) pagi.

"Ini saatnya mengucapkan selamat tinggal untuk sesuatu yang saya tekuni lebih dari setengah umur saya,yang membuat hidupku menjadi lebih ber warna,kadang susah kadang senang tapi saya bangga dengan apa yang sudah saya capai ,dimana saya bisa meraih puncak prestasi yang saya dan orangtua juga keluarga harapkan.

memang saya mengharapkan saya bisa menyudahi ini di puncak podium tapi inilah hidup tidak selalu apa yang kita inginkan bisa tercapai seperti situasi dan kondisi saat ini.tapi apapun yang terjadi saya saya sangat bersyukur bisa berada di posisi saya sekarang ini.

saya juga mau berterimakasih untuk semua yang sudah mendukung karir saya di bukutangkis selama ini yang tidak bisa saya sebut satu per satu. dan sekarang waktunya saya melanjutkan hidup untuk meraih kesuksesan di bidang lain,"tulis Owi sapaan akrab Tontowi.

Sehari setelah mengumumkan pensiun, barulah terungkap salah satu alasan Owi memilih mundur dari Pelatnas akibat status magang yang diberikan kepadanya sejak Desember 2019.

Dikutip dari Bolasport.com, Tontowi merasa keberatan sebagai status pemain magang karena dirinya merasa masih kompetitif.

"Saya masih kompetitif dan bisa mengalahkan pasangan 10 besar dunia. Saya tidak sejelek itu untuk dibuang," ujar Tontowi dalam konferensi pers virtual.

"Saya kaget karena PBSI sempat membahas rencana bermain dengan Apriyani (Rahayu). Saya sebenarnya tidak mau membahas ini lagi.

"Saya juga tidak dendam. Seharusnya, PBSI bisa lebih menghargai pemain," tutur pemain asal Banyumas itu.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved