Tribun Bone

Penerapan Physical Distancing Belum Berjalan di Pasar Sentral Palakka

Pantauan tribunbone.com di Pasar Sentral Palakka, terlihat sebagian besar pedagang dan pengunjung telah menggunakan masker.

kaswadi/tribun timur
Suasana Pasar Sentral Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Jumat (22/5/2020). 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Pasar Sentral Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) terlihat ramai.

Para pengunjung datang membeli pakaian untuk Idul Fitri.

Pantauan tribunbone.com di Pasar Sentral Palakka, terlihat sebagian besar pedagang dan pengunjung telah menggunakan masker.

Namun, untuk penerapan physical distancing belum berjalan maksimal.

Masih terlihat titik kumpul masyarakat dibeberapa toko penjual. Seperti di penjual pakaian anak-anak dan pakaian muslim untuk perempuan.

Seorang pedagang pakaian, Andar mengaku jumlah pengunjung di Pasar Palakka jelang Idul Fitri tahun ini menurun drastis.

"Jelang Idul Fitri tahun ini jumlah pengunjung sedikit. Biasanya sepuluh hari sebelum Idul Fitri sudah ramai sekali," katanya kepada tribunbone.com, Jumat (22/5/2020).

Turunnya pengunjung, kata Andar karena pengaruh virus corona. Jadi, orang-orang dari berbagai desa di Bone tidak datang ke Pasar Palakka.

Dampaknya, omzet penjualannya menurun. Ia mengatakan penghasilannya saat ini hanya berkisar Rp 3 juta per hari. Padahal tahun sebelumnya sekira Rp 10 juta per hari.

Untuk diketahui jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Bone berjumlah 11 orang. Dua orang telah dinyatakan sembuh dan sembilan orang masih dinyatakan positif Covid-19.

Laporan Wartawan TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved