Iuran BPJS

Iuran BPJS Naik, Ketua DPRD Bantaeng: Berimbas Pada Ekonomi Warga

Apalagi, dimasa Pandemi Virus Corona sebagian besar masyarakat merasakan dampaknya terutama masyarakat kecil.

achmad nasution/tribun
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng, Hamsyah Ahmad. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG -  Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan seakan musibah untuk rakyat kecil.

Sebab, warga tidak akan mampu membayar apabila pembayaran iuran dinaikkan, apalagi kenaikan iuran di tengah masa Pandemi Corona.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantaeng, Hamsyah Ahmad mengatakan, Keputusan Jokowi Dodo menaikkan Iuran BPJS sangat berdampak pada perekonomian masyarakat.

Apalagi, dimasa Pandemi Virus Corona sebagian besar masyarakat merasakan dampaknya terutama masyarakat kecil.

"Tentu keputusan Jokowi akan memberikan dampak ekonomi pada sejumlah masyarakat terutama bersamaan dengan musibah pandemi Covid-19 yang tengah merebak luas di Indonesia," kata Hamsyah saat di temui TribunBantaeng.com di Ruangannya, Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Selasa, (19/5/2020).

Menurutnya, sejak adanya wabah penyakit Virus Corona, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan

Hal itu disebabkan, karena masyarakat harus melakukan physical distancing, dan tetap dirumah saja, sebagai cara untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.

"Di tengah pandemi Covid-19, banyak rakyat yang kehilangan mata pencaharian," ujarnya

Kemudian, masyarakat yang bekerja dibidang transportasi menjadi imbas dari kebijakan pemerintah yang melarang warga untuk mudik dan membatasi wilayah perjalanan.

Bukan hanya itu, pusat perbelanjaan yang banyak ditutup, omzet perusahaan sangat menurun, sehingga harus melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada karyawan mereka, jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved