Aksi Cepat Tanggap

Adik Arham Donasikan Hasil Tabungan Sejak TK untuk Membantu Sesama di Tengah Pandemi Covid-19

Setiba dikantor ACT Sulsel, Arham dan ayahnya disambut oleh Selvi Arnys selaku Customer Relation Office (CRO) ACT Sulsel.

ACT
Pada Selasa 12/5/2020, Arham mendatangi Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan yang didampingi oleh sang Ayah dengan membawa celengan ayamnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pada Selasa 12/5/2020, Arham mendatangi Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan yang didampingi oleh sang Ayah dengan membawa celengan ayamnya.

Setiba dikantor ACT Sulsel, Arham dan ayahnya disambut oleh Selvi Arnys selaku Customer Relation Office (CRO) ACT Sulsel.

Ketika ditanya oleh tim ACT Sulsel, sang Ayah yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan "Adek Arham gemar menabung sejak berusia duduk di bangku sekolah Taman Kanak-kanak dan pada saat Gempa Palu terjadi tahun 2018 celengan ini sebenarnya sudah mau di donasikan tapi belum sempat" ujarnya.

Di tengah pandemi Covid-19, adik Arham merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mendonasikan tabungan miliknya yang sempat tertunda untuk membantu sesama ditengah pandemi covid-19.

Pada Selasa 12/5/2020, Arham mendatangi Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan yang didampingi oleh sang Ayah dengan membawa celengan ayamnya.
Pada Selasa 12/5/2020, Arham mendatangi Kantor Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Selatan yang didampingi oleh sang Ayah dengan membawa celengan ayamnya. (ACT)

Beberapa fakta mengenai pandemi virus corona di seluruh dunia, telah disosialisasikan oleh ACT malalui berbagai kanal komunikasi dan penyuluhan di berbagai daerah.

Sejak penyebaran muncul di Wuhan hingga masuk ke Indonesia, ACT telah melakukan banyak respon melalui berbagai program baik di dalam dan luar negeri.

Dokter Muhammad Riedha Bambang selaku Koordinator Medis ACT menjelaskan, “Sejak awal, kami tidak tinggal diam melihat situasi yang ada. Kami telah melakukan distribusi masker, alat kebersihan, hand sanitizer, melakukan penyuluhan dan lain-lain baik dalam dan luar negeri. Untuk di luar negeri sendiri, kita sudah mengirimkan masker ke Hong Kong, Macau, Singapura, dan Taiwan. Pesan kami kepada seluruh masyarakat Indonesia, tidak perlu panik namun tetap harus meningkatkan kewaspadaan. Hal ini karena, untuk jumlah kematian masih jauh lebih rendah dibanding virus MERS dan SARS. Kami terus mendukung semua pahlawan medis dan akan terus membersamai masyarakat hingga wabah ini berakhir,” tambah Riedha.(*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved