Dialog Forum Dosen

Diskusi Forum Dosen Seri II, Prof Marzuki DEA Harap Pemerintah Support Anggaran Pembelajaran Daring

Hadir juga Dr Irawan Yusuf (Guru Besar FK Unhas), dan Dr Hamid Muhammad (Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud RI).

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Imam Wahyudi
fahrizal/tribun-timur.com
Forum dosen bersama Tribun Timur melaksanakan diskusi virtual seri II menggunakan media Zoom, Selasa (12/5/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Forum dosen bersama Tribun Timur melaksanakan diskusi virtual seri II menggunakan media Zoom, Selasa (12/5/2020).

Diskusi kali mengangkat tema Proyeksi Covid-19 dan Arah Kebijakan Belajar Daring.

Lima pembicara utama hadir pada diskusi kali ini, yaitu Dr Muh Fadjroel Rachman (Juru Bicara/Staf Ahli Presiden RI), Prof Dwia Ariestina Pulubuhu (Rektor Unhas), Prof Rahman Rahim (Rektor Unismuh).

Hadir juga Dr Irawan Yusuf (Guru Besar FK Unhas), dan Dr Hamid Muhammad (Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud RI).

Rektor Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar, Prof Marzuki DEA mengatakan, ada beberapa keterbatasan yang dihadapi kampus swasta dalam proses pembelajaran daring ini, khuusnya terkait anggaran.

"Keterbatasan dihadapi swasta ini jadi tantangan tersendiri, kita harap ketelibatan pemerintah di sini dalam mensuport dari segi anggaran," kata Prof Marzuki.

Menurutnya, sejauh ini berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah di masa pandemi ini, terkedlsan kurang mendukung untuk pendidikan.

"Ada beberapa kebijakan yang kurang support ke pendidikan, untuk kesehatan sudah luar biasa tapi pendidikan yang jadi basis untuk mencerdaskan bangsa, kita tak melihat nilai keuangan yang mensuport di samping teknikal untuk membantu pembelajaran daring berjalan," katanya.

Lanjut dikatakan Prof Marzuki, dalam membangun pendidikan tetap harus berdasar pada nilai-nilai pendidikan itu sendiri untuk melahirkan SDM cerdas, dan berahlak.

"Ada knowledge, skill attitude dan bagaimana nilai agama dan budaya lokal di dalamnya. Persoalannya kita berhadapan dengan pembelajaran dimana teknologi informaalsi jadi dominan, tapi bukan berarti itu tantangan tapi peluang," pungkasnya.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved