Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSBB Gowa

Bupati Adnan Tegaskan Penerapan PSBB Gowa Sudah Sesuai Aturan

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menilai penerapan PSBB di wilayah pemerintahannya sudah sesuai aturan.

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Hasriyani Latif
Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menjadi pembicara pada seminar Dinamika Tata Pemerintahan Daerah di Era Bencana Pandemi Covid-19 melalui telekonferensi. 
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menilai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah pemerintahannya sudah sesuai aturan.
PSBB itu diberlakukan demi memutus mata rantai penyebaran virus corona atau covid-19.
Termasuk katanya, dengan memperketat pemeriksaan setiap warga yang masuk ke Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan selama penerapan PSBB dilaksanakan. 
"Aturan yang saya jalankan itu telah sesuai ketentuan dalam PSBB," katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Minggu, (10/5/2020).
Adnan mengatakan, kalau dikatakan tegas dan ketat sangat wajar.
Sebab, katanya, yang namanya menjalankan aturan kalau tidak mau tidak ketat, penerapannya tidak perlu dilakukan.
"Ini yang menjadi pembeda PSBB dengan yang lain,” terangnya saat menjadi pembicara pada seminar Dinamika Tata Pemerintahan Daerah Di Era Bencana Pandemi Covid-19 melalui telekonferensi. 
Pelaksanaan seminar ini digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah Makassar. 
Adnan menyadari penerapan PSBB di wilayah pimpinannya itu menuai pro dan kontra dari berbagai lapisan masyarakat.
Namun menurutnya itu merupakan suatu hal yang wajar dalam setiap pemberlakuan kebijakan.
“Setiap kebijakan itu semuanya pasti ada pro dan kontranya, kebijakan yang kita lakukan tujuannya untuk kebaikan dan bermanfaat bagi masyarakat. Bukan untuk kepentingan satu pihak atau golongan saja,” tuturnya.
Termasuk, lanjut Bupati Adnan, dengan memperketat aturan selama PSBB merupakan langkah dalam menyukseskan pembatasan sosial di Kabupaten Gowa.
Jika PSBB ini sukses maka rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Gowa terputus. Minimal mampu menekan angka Orang dalam Pemantauan (OPD), Pasien dalam Pengawasan (PDP) maupun positif. 
“Kesuksesan PSBB ini merupakan salah satu cara untuk memutus penularan Covid-19. Kalau dampaknya di Gowa mampu menekan angka ODP, PDP maupun yang positif, secara tidak langsung ini juga akan berdampak pada kabupaten lain,” jelasnya.
Sementara, Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA menilai bahwa ketegasan dalam pelaksanaan PSBB juga dibutuhkan agar PSBB bisa berjalan sukses dan tidak berlagsung lama.
“Dalam pelaksanaan PSBB ini kita lebih baik keras dan tegas sedikit. Karena kalau tidak, akan panjang sekali nanti masanya,” ujarnya. (*)
Laporan Wartawan Tribungowa.com, @bungari95

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved