Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bandara Terdampak Corona

Penerbangan Komersil Ditutup, Bandara Hasanuddin Rugi Rp 9 Miliar Per Bulan

Akibatnya jam kerja karyawan dikurangi, dan gaji yang dibayarkan sesuai dengan jam kerja.

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR | Editor: Imam Wahyudi
Ikhsan/tribunmaros.com
GM Angkasa Pura I Makassar, Wahyudi 

TRIBUNMAROS.COM, MANDAI - PT Angkasa Pura I Makassar merasakan dampak penutupan penerbangan komersil.

General Manager PT Angkasa Pura I Makassar, Wahyudi, mengatakan sekitar 90 persen pendapatan hilang, sehingga hal ini berdampak ke karyawan.

Akibatnya jam kerja karyawan dikurangi, dan gaji yang dibayarkan sesuai dengan jam kerja.

“Sebelumnya dalam satu bulan, jam kerja mereka sampai 160 jam, saat ini dipangkas menjadi hanya 60 jam kerja sebulan. Mereka terima gajinya itu sesuai jam kerja, dan ini merupakan upaya kami agar karyawan tidak di rumahkan," ujarnya Kamis (7/5/2020).

"Tapi jika kondisi semakin memburuk, ada kemungkinan langkah itu kami ambil,” lanjutnya

Wahyudi mengklaim jika kondisi ini terus berlanjut sampai akhir tahun, maka Bandara Sultan Hasanuddin berpotensi kehilangan pendapatan Rp 100 miliar.

"Jika ini terus berlanjut sampai batas yang tidak ditentukan, misalnya sampai akhir tahu kan, maka kita berpotensi kehilangan Rp 100 miliar. Jika dihitung per bulan mencapai Rp 8 sampai Rp 9 miliar," ungkapnya.

Ia pun berharap agar wabah ini sudah bisa teratasi pada bulan Juni, sesuai penjelasan Kepala BNPP, Doni Monardo.

"Kami sangat berharap, sesuai kata kepala BNPP bahwa bulan Juni kita akan akan kembali hidup normal. Harapan kami itu, sehingga perekonomian dan kegiatan bandara udara bisa kembali seperti semula," tutupnya

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved