Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Update Corona Indonesia

Update Corona Indonesia 2 Mei 2020, Ada 547 Pasien di Sulsel, Makassar Bisa Jadi Episentrum Covid-19

Untuk wilayah provinsi Sulawesi Selatan, jumlah kasus pasien positif Corona juga meningkat.

Editor: Anita Kusuma Wardana
Istimewa
Update penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan, 2 Mei 2020. 

TRIBUN-TIMUR.COM-Update penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan, 2 Mei 2020.

Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut ada penambahan kasus pasien positif Corona di Indonesia.

Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan data pemerintah hingga Sabtu (2/5/2020) pukul 12.00 WIB, terdapat penambahan sebanyak 292 kasus.

Dengan demikian, total pasien positif Covid-19 mencapai 10.843 orang.

"Sampai saat ini hasil konfirmasi positif covid-19 sebanyak 10.843 orang," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu sore.

Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh yakni 1.665 orang.

Namun demikian, masih terdapat penambahan kasus pasien meninggal setelah dinyatakan positif Covid-19.

Yuri menuturkan, ada penambahan sebanyak 31 pasien meninggal, sehingga totalnya menjadi 831 orang.

“Sementara yang sembuh 1.665 orang dan meninggal 831 orang,” kata Yuri.

Untuk wilayah provinsi Sulawesi Selatan, jumlah kasus pasien positif Corona juga bertambah.

Per tanggal 2 Mei 2020, yang terkonfirmasi mencapai 547 pasien. Di mana 37 pasien di antaranya meninggal dunia dan 135 dinyatakan sembuh.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan kasus Virus Corona, Achmad Yurianto, menyatakan bahwa ada 3 daerah yang berpotensi menjadi episentrum penyebaran Virus Corona baru.

Ketiga daerah tersebut, yaitu Kota Semarang di Jawa Tengah, Surabaya di Jawa Timur, dan Makassar di Sulawesi Selatan.

Diberitakan Kompas TV, Jumat (1/5/2020), di Surabaya ada 438 total kasus positif.

Di Semarang berdasarkan catatan situs Siaga Corona Semarang Kota, terdapat 118 kasus positif.

Sementara di Kota Makassar, terjadi 367 kasus positif Covid-19.

Dari ketiga kota yang disebut bisa menjadi episentrum baru Virus Corona di Indonesia, Surabaya dan Makassar sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ).

Apa respon para kepala daerah?

Jadi Peringatan buat Makassar

Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb menilai pernyataan pemerintah pusat menjadi peringatan agar wilayahnya tidak menjadi episentrum baru.

Untuk mencegahnya, Pemkot Makassar telah menerapkan PSBB dan diklaim sudah berdampak dalam penanganan Virus Corona.

"Laju pertumbuhan Covid-19 mengalami penurunan hingga 1 persen. Sebelum diterapkan PSBB, laju peningkatannya mencapai 2,5 persen,” kata Iqbal Suhaeb ketika dikonfirmasi, Kamis (30/4/2020).

Tingkat kepatuhan masyarakat menerapkan pembatasan sosial pun diklaim meningkat 80 persen.

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb
Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb (TRIBUN TIMUR/SALDY)

Misalnya terkait shalat berjamaah yang tadinya ada ratusan masjid yang tidak patuh, kini hanya ada puluhan.

“Kalau masjid dalam kompleks tidak masalah dan mudah dilakukan tracing jika ada suatu masalah. Yang berbahaya masjid pinggir jalan. Karena tidak diketahui apakah dia sehat atau tidak, kemudian bergabung dengan jemaah yang sehat, kata mantan Kepala Satpol PP Pemprov Sulsel itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin mengatakan, kasus di daerahnya tinggi karena merupakan pintu gerbang di Indonesia Timur.

Yang awalnya hanya kasus impor, kini penularan Covid-19 sudah dalam fase transmisi lokal.

"Dari kasus yang ada yang kita lakukan tracing ternyata sudah ada penularan antar orang dengan orang Makassar sendiri," ujar Naisyah saat dihubungi Kompas.com, Kamis (30/4/2020).

Menurutnya, pemerintah telah berupaya membuat regulasi-regulasi.

Jika ingin Virus Corona segera berakhir, masyarakat harus patuh dengan aturan yang ada.

"Intinya ini akan menyulitkan kami kalau masyarakat sendiri yang tidak menaati aturan. Virus sangat mudah menular. Setiap hari masih terus terjadi kematian kalau tidak salah kemarin masih ada 4 yang positif ini yang harus disadari masyarakat. Ini yang perlu dipahami masyarakat," kata Naisyah.

Kasus per Provinsi, 2 Mei 2020:

DKI Jakarta

Terkonfirmasi: 4317
Meninggal: 375
Sembuh: 488

Jawa Timur

Terkonfirmasi: 1034
Meninggal: 99
Sembuh: 162

Jawa Barat

Terkonfirmasi: 1012
Meninggal: 83
Sembuh: 145

Jawa Tengah

Terkonfirmasi: 746
Meninggal: 60
Sembuh: 112

Sulawesi Selatan

Terkonfirmasi: 547
Meninggal: 37
Sembuh: 135

Banten

Terkonfirmasi: 418
Meninggal: 41
Sembuh: 34

Bali

Terkonfirmasi: 235
Meninggal: 4
Sembuh: 121

Nusa Tenggara Barat

Terkonfirmasi: 233
Meninggal: 4
Sembuh: 31

Papua

Terkonfirmasi: 210
Meninggal: 6
Sembuh: 48

Kalimantan Selatan

Terkonfirmasi: 179
Meninggal: 9
Sembuh: 23

Sumatera Barat

Terkonfirmasi: 172
Meninggal: 15
Sembuh: 30

Kalimantan Tengah

Terkonfirmasi: 156
Meninggal: 6
Sembuh: 11

Sumatera Selatan

Terkonfirmasi: 156
Meninggal: 3
Sembuh: 29

Kalimantan Timur

Terkonfirmasi: 136
Meninggal: 1
Sembuh: 13

Sumatera Utara

Terkonfirmasi: 117
Meninggal: 13
Sembuh: 41

Kalimantan Utara

Terkonfirmasi: 115
Meninggal: 1
Sembuh: 5

Daerah Istimewa Yogyakarta

Terkonfirmasi: 104
Meninggal: 7
Sembuh: 44

Kepulauan Riau

Terkonfirmasi: 89
Meninggal: 9
Sembuh: 15

Sulawesi Tenggara

Terkonfirmasi: 62
Meninggal: 2
Sembuh: 11

Kalimantan Barat

Terkonfirmasi: 61
Meninggal: 3
Sembuh: 8

Lampung

Terkonfirmasi: 50
Meninggal: 5
Sembuh: 13

Sulawesi Tengah

Terkonfirmasi: 48
Meninggal: 3
Sembuh: 11

Sulawesi Utara

Terkonfirmasi: 45
Meninggal: 4
Sembuh: 14

Sulawesi Barat

Terkonfirmasi: 43
Meninggal: 1
Sembuh: 3

Papua Barat

Terkonfirmasi: 42
Meninggal: 1
Sembuh: 0

Riau

Terkonfirmasi: 42
Meninggal: 4
Sembuh: 16

Maluku Utara

Terkonfirmasi: 41
Meninggal: 0
Sembuh: 3

Jambi

Terkonfirmasi: 32
Meninggal: 0
Sembuh: 1

Maluku

Terkonfirmasi: 23
Meninggal: 0
Sembuh: 12

Gorontalo

Terkonfirmasi: 15
Meninggal: 1
Sembuh: 2

Bengkulu

Terkonfirmasi: 12
Meninggal: 1
Sembuh: 1

Aceh

Terkonfirmasi: 11
Meninggal: 1
Sembuh: 4

Kepulauan Bangka Belitung

Terkonfirmasi: 10
Meninggal: 1
Sembuh: 2

Nusa Tenggara Timur

Terkonfirmasi: 3
Meninggal: 0
Sembuh: 1

(*)

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "UPDATE 2 Mei: Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Mencapai 10.843"

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved