Lima Pemain Terbaik Indonesia Menurut AFC, Dua Mantan Punggawa PSM
Asian Football Confederation (AFC) memilih lima pemim timnas paling menonjol versi mereka di era sepak bola modern ini.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Asian Football Confederation (AFC) memilih lima pemim timnas paling menonjol versi mereka di era sepak bola modern ini.
Kelima pemain yang dipilih tersebut yakni Bambang Pamungkas, Firman Utina, Kurniawan Dwi Yulianto, Ponaryo Astaman, dan Boaz Salossa.
AFC sendiri memilih lima pemain ini sebagai bentuk apresiasi dan ikut merayakan HUT ke-90 Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang jatuh 19 April kemarin.
Pemain pertama pilihan AFC adalah Bambang Pamungkas yang dijuluki "The Legend". Bepe menjadi pemain denga caps tertinggi, dan pencetak gol terbanyak kedua di Timnas Indonesia.
Di level klub, Bepe yang pensiun pada 2019 lalu sukses bersama Persija Jakarta dengan raihan dua trofi Liga Indonesia, dan menjdi top skorer sepanjang sejarah klub.
Nama kedua yakni Firman Utina yang dijuluki The Trophy Collector oleh AFC sebab mampu mempersembahkan gelar juara kepad beberapa klub yang dibelanya.
Selain itu ada nama Kurniawan Dwi Yulianto. Selama berbaju timnas, Kurniawan membawa Indonesia meraih peringkat kedua dalam ajang Piala AFF sebanyak dua kali dan mencetak lebih dari 30 gol.
Salah satu puncak karir Kurniawan adalah ketika membela PSM di tahun 1999-2001. Pada masa itu, Kurniawan tampil dalam 58 laga bersama Laskar Pinisi dengan torehan 37 gol.
Salah satu mantan punggawa PSM lainnya yang menjadi pemain terbaik Timnas menurut AFC adalah Ponaryo Astaman. AFC menjuluki Ponaryo Astaman "The Milestone Man".
Julukan itu sebab Ponaryo menjadi pemain yang menciptakan rekor kemenangan perdana Timnas di Piala Asia tahun 2004.
Ponaryo sendiri membela PSM pada tahun 2004-2006. Sempat berkelana ke beberapa klub, Ponaryo kembali lagi ke PSM di tahun 2013.
Satu-satunya pemain yang masih aktif dalam daftar pemain terbaik Indonesia menurut AFC adalah Boaz Salossa.
"Putra favorit Persipura Jayapura," tulis AFC menggambarkan seorang Boaz Solossa. AFC menjulukinya "The One-Club Icon".
Prestasi tertinggi Boaz bersama timnas Indonesia adalah membawa skuad Garuda meraih peringkat kedua Piala AFF 2004 dan 2016. Di Persipura, Boci, telah mencetak lebih dari 200 gol. (*)
Laporan Wartawan tribun-timur.com @Fahrizal_syam
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)