Update Corona Sulsel
Legislator DPRD Sulsel Azhar Arsyad Minta Pertumbuhan Ekonomi Sulsel Dikoreksi
Anggota Komisi B DPRD Sulsel, Azhar Arsyad meminta adanya koreksi atas target pertumbuhan ekonomi Sulsel 2020.
Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Komisi B DPRD Sulsel, Azhar Arsyad meminta adanya koreksi atas target pertumbuhan ekonomi Sulsel 2020.
Hal itu menyusul rilis terbaru Bank Indonesia untuk kuartal IV 2019, pertumbuhan ekonomi Sulsel berada di angka 6,48 persen atau turun sekitar 0,73 persen pada kuartal III 2019, 7,31 persen.
BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Sulsel untuk kuartal I tahun 2020 antara 6,5-6,9 persen.
"Seharusnya memang dikoreksi target pertumbuhan ekonomi setiap daerah termasuk sulsel harus melakukan hal tersebut," kata Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel ini, Kamis (16/4/2020).
Menurutnya, dengan situasi pandemic covid-19, dimana pemerintah sudah mengeluarkan peraturan Pengganti Undang-undang No. 1 Tahun 2020 tentang kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem keuangan untuk penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan/atau dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau stabilitas sistem keuangan.
Presiden juga sudah mengeluarkan Kepres 12 tahun 2020 tentang covid-19 sebagai bencana nasional;
"Menteri Keuangan bersama Mendagri sudah mengeluarkan surat keputusan bersama tentang percepatan perubahan APBD 2020,"katanya.
Sehingga, sikap Azhar Arsyad adalah percepatan perubahan target pertumbuhan ekonomi 2020.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Mochamad Ardian Noervianto mengatakan, lebih dari 90 persen provinsi sudah melakukan refocusing dan realokasi APBD sebagai upaya pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan penularan Covid-19 di lingkungan pemerintah daerah.
“Total sudah sekitar Rp 55 triliun yang dianggarkan oleh provinsi, kabupaten, dan kota untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta memberikan bantuan bagi masyarakat yang secara ekonomi terdampak akibat kebijakan physical distancing ini,” ujar Ardian dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/4/2020).(*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/azhar-arsyad-1642020.jpg)