Update Corona Sulsel
Soal PSBB, Ketua Perindo Sulsel: Saya Sejak Awal Usulkan Agar Ada Keberanian Pemprov
Bukan hanya Makassar yang harus melakukan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB), namun Sulsel sudah saatnya melakukan lockdown.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Indonesia Sulawesi Selatan (DPW Perindo Sulsel), Sanusi Ramadhan menyatakan bahwa bukan hanya Makassar yang harus melakukan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB), namun Sulsel sudah saatnya melakukan lockdown.
"Saya sejak awal sudah mengusulkan agar ada keberanian pemprov atau pemkot untuk segera menetapkan Makassar PSBB," kata Sanusi kepada tribun-timur.com via pesan WhatsApp, Minggu (12/4/2020).
Mantan ketua DPW Partai Nasdem Sulsel itu menambahkan hal tersebut dikarenakan Sulsel atau Kota Makassar sudah masuk zona merah di luar Jawa.
"Saya kira masyarakat Kota Makassar sudah siap dengan kondisi ini. Pemerintah harus berani mengambil keputusan, jangan selalu mengandalkan surat himbauan yang seolah tidak digubris. Harus lakukan cara tepat dan cepat dari sekarang," katanya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah Sulsel sudah mencoba beberapa cara agar warga tetap berada di rumah melalui imbauan social distancing atau physical distancing selama dua pekan.
Namun, lanjut mantan ketua DPW Nasdem Sulsel itu ternyata kurang efektif, buktinya penyebaran corona makin meningkat.
Sanusi menilai penanganan kasus virus corona di Sulsel oleh gugus tugas Pemprov Sulsel biasa-biasa saja, bahkan terkesan gagap menghadapi virus mematikan itu.
"Terbukti semakin hari semakin meningkat yang positif," katanya.(*)
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-dpw-perindo-sulsel-sanusi-ramadhan-01.jpg)