Breaking News:

Update Corona Sulsel

Laznas BMH Sulsel Berdayakan Masyarakat Kecil Terdampak Covid-19

Dampak musibah pandemik virus corona (Covid-19) hampir dirasakan oleh semua kalangan.

Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Hasriyani Latif
Laznas BMH Sulsel
Mirda, Warga Jl Galesong, Desa Bontomanai Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dampak musibah pandemik virus corona (Covid-19) hampir dirasakan oleh semua kalangan.

Tidak kecuali pasangan suami istri, Mirda dan Ansar Dg Nakku yang selama ini menjalankan Rumah Jahit Barokah.

Warga Jl Galesong, Desa Bontomanai Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa, Sulsel itu menceritakan, tahun sebelumnya jelang tahun ajaran baru sekolah, ia banyak menerima order seragam.

Namun di tengah musibah Covid-19, bahan kain yang ia beli belum mendapat orderan.

“Kami biasa menerima jahitan baju pesta, baju seragam, gamis dan sejenisnya, tapi sejak ramai covid-19 semua orderan jadi terhenti. Barang yang sudah dibeli masih menunggu pemesan," ujar Mirda, Rabu (8/4/2020).

Di tengah kebingungan itu, beberapa pihak, salah satunya dari Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Hidayatullah Sulawesi Selatan (Laznas BMH Sulsel) memberikan puluhan order pembuatan masker kain kepada Mirda untuk dijahit.

“Terimakasih kepada Laznas BMH yang sudah mengorder masker kain kepada kami di tenggah musibah covid-19," ujar Mirda.

Kepala Divisi Program dan pemberdayaan Laznas BMH Syamsuddin, mengungkapkan pemberdayaan masyarakat kecil sebagaimana Mirda merupakan bagian ketahanan pangan di tengah musibah corona

Menurutnya, masker hasil tangan dari penjahit akan kembali disalurkan bersama dengan kebutuhan makanan pokok lainnya.

“Setelah kami melakukan pencegahan covid-19 dengan melakukan penyemprotan disinfektan untuk pesantren, sekolah, dan kantor saat ini kami sedang memproses untuk penyaluran sembako bagi masyarakat miskin yang terdampak," tuturnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved