Tribun Gowa

Penjelasan RSUD Syekh Yusuf Gowa Soal Video Keluarga Pasien Antar Jenazah Gunakan Taksi Online

Video pengantaran jenazah menggunakan taksi online viral di media sosial. Kejadian itu terjadi di halaman IGD RSUD Syekh Yusuf Gowa

Tangkapan layar Youtube
Video pengantaran jenazah menggunakan taksi online viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di halaman IGD RSUD Syekh Yusuf, Gowa 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA -- Sebuah video pengantaran jenazah menggunakan taksi online viral di media sosial.

Kejadian tersebut terjadi di halaman IGD RSUD Syekh Yusuf, Jl dr Wahidin Sudirohusodo, Kabupaten Gowa, Minggu (5/4/2020) siang kemarin.

Video diwarnai dengan kekecewaan pihak keluarga hingga memutuskan membawa pulang jenazah dengan taksi online.

Sejumlah petugas RSUD Syekh Yusuf tampak dimaki-maki oleh keluarga pasien.

Mereka protes lantaran tiga mobil ambulans tampak terparkir di halaman rumah sakit, namun tidak difungsikan.

Direktur RSUD Syekh Yusuf dr Salahuddin yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

dr Salahuddin mengatakan pihaknya telah menawarkan penggunaan mobil ambulans kepada keluarga pasien.

Akan tetapi, katanya, keluarga pasien menolak dengan alasan ambulans pernah digunakan mengantar jenazah pasien Covid-19.

Sementara, satu mobil jenazah lain mengantar jenazah dataran tinggi Malino, Kecamatan Tinggimoncong.

"Keluarga pasien marah-marah karena mengaku diberi mobil jenazah bekas pasien covid-19. (Padahal) sisa mobil jenazah itu yang ada," katanya saat dihubungi Tribun Timur, Senin (6/5/2020).

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved