Update Corona Gowa
Data Pasien Corona Takalar Dipindahkan ke Gowa, Kok Bisa?
Kabupaten Takalar kini tidak ada lagi tercatat kasus positif, Jumat (3/4/2020) hari ini.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TAKALAR.COM, TAKALAR -- Pasien positif Virus Corona yang sebelumnya terdata di Kabupaten Takalar dipindahkan ke Kabupaten Gowa.
Pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki dan berumur 50 tahun.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah memperbarui data terbaru.
Kabupaten Takalar kini tidak ada lagi tercatat kasus positif, Jumat (3/4/2020) hari ini.
Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Takalar berjumlah satu pasien.
Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah delapan orang.
Hal itu dilihat Wartawan Tribun dari situs informasi Corona milik Pemprov Sulsel, https://covid19. sulselprov.go.id.
Situs Pemprov Sulsel menyebutkan data dihimpun perpukul 19:03 Wita, Jumat (3/4/2020) malam.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Takalar, dr Rahmawati, mengatakan pasien positif Corona itu tercatat sebagai warga Gowa berdasarkan kartu tanda penduduknya (KTP).
Pasien itu memang sempat dirawat di RSUD Haji Padjonga Daeng Ngalle alamatnya berbatasan Kabupaten Takalar.
"Pasien tercatat sebagai PDP Gowa, di Kecamatan Bontonompo Selatan yang berbatasan Takalar," katanya dalam rilis yang diterima Tribun.
dr Rahma mengatakan, masyarakat Kecamatan Bontonompo Selatan biasanya berobat ke RSUD Takalar karena jaraknya lebih dekat.
Meski pasien berdomisili di kabupaten Gowa, namun pasien memilih untuk sementara waktu menginap di rumah keluarganya di Takalar.
Rumah keluarga pasien itu berlokasi di Kecamatan Pattallassang, ibukota Kabupaten Takalar.
"Karena pasien sudah tercatat sebagai PDP positif di kabupaten Gowa, maka pencatatan pasien sebagai pasien PDP Positif Takalar dihapus," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/gugus-tugas-penanganan-covid-19-kabupaten-gowa-melakukan-penyemprotan.jpg)