Pilkada Serentak Ditunda

Pilkada Serentak Ditunda, Jubir Appi: Kami Tetap Bergerak, Fleksibel Terkait Keputusan KPU

Hari pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) ditunda yang semestinya dilaksanakan pada (23/9/2020)

Dok Pribadi
Jubir Munafri Arifuddin, Fadli Noor 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama DPR dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sepakat menunda hari pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang semestinya dilaksanakan pada (23/9/2020)

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara (Jubir) Munafri 'Appi' Arifuddin Fadli Noor mengatakan, opsi penundaan tersebut masih merupakan hasil RDP antara pemerintah, DPR dan penyelenggara. Finalisasinya tentu harus dalam bentuk Perpu.

"Namun apapun yang nanti diputuskan, kami senantiasa siap dengan semua regulasi baru terkait pilkada," katanya via pesan WhatsApp, Selasa (31/3/2020).

Hingga saat ini, lanjut dia, tim Appi tetap bergerak sesuai tahapan yang ada.

"Tetapi jika kemudian telah diputuskan tahapan baru yang lebih panjang maka kami tentu menyesuaikan pola gerakan dengan tahapan baru tersebut," ujarnya.

Terkait tiga opsi penundaan waktu pilkada yang disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) ia fleksibel.

"Sebenarnya semua opsi itu masing-masing ada plus minusnya. Kami fleksibel menyesuaikan dengan apapun keputusannya," katanya.

Ia, bersama tim telah siapkan skema gerakan menyesuaikan dengan rentang waktu lebih panjang yang akan diputuskan nanti.

"Semua terkendali, biarkan KPU merilis surat resminya dulu," ujarnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved