Update Corona Majene

Satu Warganya Positif Corona, Pemkab Majene Berlakukan Sistem Buka Tutup di Perbatasan

Pemkab Majene akhirnya mengeluarkan surat edaran pembatasan pergerakan orang ke wilayahnya.

Pemkab Majene
Pemkab Majene akhirnya mengeluarkan surat edaran pembatasan pergerakan orang ke wilayahnya pasca satu orang warga dinyatakan positif virus corona setelah pulang dari Bogor, Jawa Barat. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Pemkab Majene akhirnya mengeluarkan surat edaran pembatasan pergerakan orang ke wilayahnya.

Surat edaran tersebut dikeluarkan Bupati H Fahmi Massiara pasca satu orang warga dinyatakan positif virus corona setelah pulang dari Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan surat edaran itu dilakukan penutupan bersyarat di perbatasan Polman dan Majene serta Majene dan Mamuju mulai Pukul 22.00 - 06.00 Wita.

"Kecuali kendaraan pengakut logistik, Bahan Bakar Minyak (BBM) dan ambulance,"kata Bupati Majene Fahmi Massiara dalam edarannya.

Akses diperbatasan kabupaten Majene akan kembali dibuka secara terbatas mulai Pukul 06.00 - 22.00 Wita.

Setiap yang hendak melintas akan dilakukan pemeriksaan ketat sesuai protokoler yang dikeluarkan pemerintah pusat.

Sebelumnya Kabupaten Polman dan Pasangkayu juga melakukan hal yang sama. Mengeluarkan surat edaran perbatasan pergerakan orang masuk ke wilayahnya.

Hal itu dilakulan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 agar tak meluas hingga ke wilayahnya.(tribun-timur.com)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved