Transaksi Digital

Mandiri Syariah Makassar Catat Transaksi Digital Naik 20%, Lewat ATM Turun 7%

PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Region VIII mencatat adanya penurunan penggunaan ATM sebagai metode kirim uang.

TRIBUN TIMUR/MUH HASIM ARFAH
Regional CEO Bank Mandiri Syariah, Kemas Erwan Husainy 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) Region VIII mencatat adanya penurunan penggunaan ATM sebagai metode kirim uang.

Hal ini disebabkan arahan pemerintah untuk mengurangi interaksi sosial di tengah pandemi virus corona atau covid-19.

Masyakat cenderung mengurangi aktivitas di luar rumah dan lebih sering melakukan transaksi online.

Region Head (RO) VIII Mandiri Syariah, Kemas Erwan Husainy, Senin (30/3/2020) mengungkapkan jumlah transaksi Mandiri Syariah Mobile mencapai 22.119 periode 1-29 Maret 2020.

"Transaksi syariah mobile naik 20 persen dibandingkan Februari 2020 sejumlah 18.433 transaksi," katanya.

Jumlah transaksi tersebut didominasi penggunaan fitur transaksi transfer ke sesama rekening Mandiri Syariah dan ke rekening bank lain.

Kemudian pembelian pulsa, pengisian saldo dompet online seperti OVO, pembelian token listrik serta transaksi berbagi seperti pembayaran zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf).

Sedangkan, transaksi ATM sejumlah 218.936. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebanyak 7 persen dari Februari sejumlah 234.947.

"Penurunan ini terjadi karena nasabah lebih aman dan nyaman melakukan transaksi via digital banking dalam kondisi wabah virus covid-19," tuturnya.

Dikatakan, Mandiri Syariah tetap berupaya menjaga komunikasi, silaturrahim dan memberikan value added kepada nasabah.

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved