Update Corona Makassar
VIDEO: Videonya Viral, Inilah Sosok Nur Mardiah, Ibu RT di Rappocini Makassar
"Jadi kita sama-sama menjaga diri dan keluarga kita. Karena kalau sudah ada yang terjangkit satu saja, itu bisa menularkan ke orang lain," katanya saa
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Beredar video viral di media sosial, seorang ketua RT di Makassar yang menghimbau warganya untuk tetap berada di dalam rumah dalam mencegah penyebaran Covid-19.
Dalam video, RT tersebut memegang kayu sambil mendatangi warganya yang berada di luar rumah.
Ia juga mendatangi rumah warganya untuk mengingatkan agar tetap di rumah dan boleh keluar rumah jika hanya ada keperluan penting.
Cara yang digunakan RT tersebut mendapat apresiasi. Salah satunya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.
NA memosting di akun instagram pribadinya dengan tulisan sosial distancing atau jaga jarak antar warga yang dengan semangat dilaksankan oleh warga Makassar. Terima kasih bu, tulis Nurdin Abdullah.
Selanjutnya NA menulis, jika ini dilaksanakan oleh seluruh RT/RW akan sangat membantu kerja pemerintah memutus mata rantai Covid-19.
Menanggapi videonya yang viral, Ketua RT02/RW05 Kelurahan Rappocini, Kecamatan Rappocini, Nur Mardiah mengatakan cara tegas tersebut sebagai bentuk kepeduliannya kepada warganya.
Ia ingin melihat warganya tetap sehat.
"Jadi kita sama-sama menjaga diri dan keluarga kita. Karena kalau sudah ada yang terjangkit satu saja, itu bisa menularkan ke orang lain," katanya saat ditemui tribuntimur.com, Sabtu (28/3/2020) di rumahnya.
Alasan lain, kata Mardiah melakukan hal tersebut adalah adalah sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai RT untuk menyampaikan kepada warganya mengenai bahaya Covid-19.
Dalam RTnya terdapat 89 kepala keluarga (KK).
Khusus di lorong kanal tempat video tersebut diambil, terdapat 37 KK dan memiliki kepadatan penduduk. Satu rumah, terdapat 3 KK.
Mardiah menyampaikan setiap satu jam sekali, ia keliling untuk mengontrol warganya dan mengingatkan agar selalu tetap berada di rumah.
Untuk mengatasi penyebaran Covid-19, ia rutin melakukan penyemprotan disinfektan.
Penyemprotan dilakukan tiga kali dalam seminggu, di hari Senin, Rabu dan Jumat.