Gowa Status Siaga Corona
Siaga Corona, Pemkab Gowa Perpanjang Masa Belajar di Rumah
Peliburan sekolah yang semula ditetapkan hingga Selasa 31 Maret 2020, diperpanjang hingga Selasa 7 April 2020.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Pemerintah Kabupaten Gowa memutuskan memperpanjang masa libur sekolah selama satu pekan.
Peliburan sekolah yang semula ditetapkan hingga Selasa 31 Maret 2020, diperpanjang hingga Selasa 7 April 2020.
"Bapak Bupati memutuskan memperpanjang masa libur satu Minggu ke depan sampai tanggal 7 April 2020," kata Kepala Dinas Pendidikan Gowa, Dr Salam saat dihubungi Tribun, Jumat (27/3/2020) malam.
Doktor jebolan Universitas Negeri Malang itu melanjutkan, keputusan perpanjangan libur sekolah ditetapkan dalam pertemuan telekonferensi Jumat (27/3/2020) sore tadi.
Bupati Adnan memutuskan mengambil langkah tersebut di tengah penyebaran Virus Corona yang telah menjangkiti empat warga Gowa.
"Berdasarkan hasil rapat pertemuan telekonferensi via Peace Room," ujar Salam.
Meski demikian, Salam memastikan peliburan sekolah tidak menghentikan aktivitas belajar para siswa.
Menurutnya, proses pembelajaran secara tetap muka di sekolah hanya dialihkan ke belajar di rumah masing-masing.
Model pembelajaran yang digunakan yakni pembelajaran daring atau E-learning yang difasilitasi para guru.
"Kegiatan sekolah tetap dilaksanakan dengan daring e-learning di rumah," tegas dosen Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar itu.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan memutuskan menetapkan Kabupaten Gowa sebagai status siaga covid-19.
Hal ini diungkapkannya saat melakukan video conference bersama Forkopimda dan para pimpinan SKPD dan camat se-Kabupaten Gowa, Jumat (27/3/2020).
Orang nomor satu Pemkab Gowa itu menyebutkan bahwa penetapan status siaga kerena melihat perkembangan virus jenis baru ini di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Gowa.
"Sekarang ini sudah menjadi darurat bencana nasional dan kita juga sudah tetapkan ini masuk pada kondisi siaga," katanya dalam rilis yang diterima Tribun, Jumat (27/3/2020)
Adnan beralasan, penetapan status siaga karena terjadi penambahan pasien positif Corona asal Gowa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/smpn-2-sungguminasa-april-2019-lalu.jpg)