Dampak Virus Corona

CITIZEN ANALISIS: Cegah Meluasnya Virus Corona, Physical Distancing Kiranya Diterapkan di Masjid

Caranya dengan lebih melebarkan antar shaf/barisan dan jarak antar jamaah sejauh 1 meter dalam setiap salat jamaah di masjid.

CITIZEN ANALISIS: Cegah Meluasnya Virus Corona, Physical Distancing Kiranya Diterapkan di Masjid
dok.tribun
Buhari Kahar Muzakkar,Ketua Umum Kerukunan Keluarga Luwu (KKL) Raya 

Oleh
Buhari Kahar Muzakkar
Ketua Umum Kerukunan Keluarga Luwu (KKL) Raya

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wabah Virus corona yang awalnya muncul di Wuhan China dan kini juga sedang menyerang Indonesia, termasuk di daerah Sulawesi selatan yang sekarang sudah ada lebih dari 13 orang positif terinpeksi covid-19. Sementara yang berstatus OPD (orang dalam pengawasan) sudah mendekati 200 orang.

Keadaan ini sudah harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat untuk turut mengambil peran agar wabah virus corona tidak semakin menyebar.

Untuk upaya pencegahan agar virus covid-19 ini tidak melebar, pemerintah telah mengeluarkan edaran agar segenap elemen masyarakat menerapkan Social Distancing, yaitu menjaga jarak sosial, tidak menghadiri acara kumpul-kumpul orang, dan agar lebih banyak tinggal di rumah masing-masing.

Dan khusus untuk umat Islam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan edaran agar untuk sementara waktu tidak melaksanakan Salat Jumat dan salat berjamaah di masjid, dan dianjurkan agar salat masing-masing di rumah.

Tapi dalam fakta lapangan, saya perhatikan edaran MUI ini belum diindahkan jamaah atau umat Islam secara keseluruhan. Seperti pada Jumat yang lalu, sebagian mesjid tetap melaksakan Salat Jumat, dan begitu juga dengan salat berjamaah untuk lima waktu di masjid.

Umumnya masjid di Kota Makassar tetap melaksanakan salat berjamaah lima waktu, walaupun kelihatan jamaahnya berkurang dibanding sebelum adanya virus Corona.

Dan memang ini tak mudah merobahnya, karena terkait dengan faktor keyakinan akan keutamaan shalat berjamaah di Mesjid dan juga ada perasaan masih aman.

Saya pribadi juga tetap ke masjid salat berjamaah, tapi tidak seluruhnya dengan lima waktu. Dan sering juga muncul dalam benak saya, semoga di antara kita jamaah ini tidak ada yang Suspek corona.

Kemudian sekarang ini muncul imbauan agar masyarakat menerapkan Physical Distancing, yaitu menjaga jarak fisik antar individu jika bertemu atau bersama dalam suatu tempat.

Physical distancing ini yang sangat tepat diterapkan di masjid-mesjid yg tetap melaksakan salat berjamaah.

Caranya dengan lebih melebarkan antar shaf/barisan dan jarak antar jamaah sejauh 1 meter dalam setiap salat jamaah di masjid. Model ini sudah diterapkan seperti Masjid Salman di ITB Bandung dan juga beberapa Masjid di Surabaya.

Saya berharap kiranya MUI atau Dewan Mesjid Indonesia bisa menerbitkan edaran kepada Masjid-masjid terkait penerapan Physical distancing ini, bagi mesjid yang tetap melaksanakan shalat berjamaah selama musim corona ini.

Karena itulah fenomena yg ada, tak gampang meniadakan shalat berjamaah di Masjid, dan disisi lain kita juga tdk berharap mesjid menjadi tempat penyebaran virus corona.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved