Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

RS Rujukan COVID-19 Kurang, Dokter Pemilik RS di Makassar Ini Siap Tampung 200-an Pasien, Siapa Dia?

di Makassar setidaknya ada lima unit institusi medik yang ditunjuk kementerian kesehatan menjadi RS rujukan pasien COVID-19.

Tayang:
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Thamzil Thahir
dok_tribun-timur/thamzil
dr Habullah SpAN (kanan) dan dr Ardy Dahlan SpOG (kiri), RS Sayang Bunda, 22 Maret 2020 

RS Rujukan COVID-19 Kurang, Dokter Pemilik RS di Makassar Ini Siap Tampung 200-an Pasien, Siapa Dia?

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM — Seorang dokter asal Makassar, dr Ardy Dahlan SpOG dan sahabatnya, dr Hazbullah Sp.An, menyatakan siap menghibahkan layanan rumah sakit yang mereka kelola untuk menjadi rumah sakit rujukan mandiri pasien atau warga yang terduga terpapar Corona Virus Diseas 2019 (COVID-19).

Tantangan aksi kerelawanan (vouluntarism) dua dokter asal Kota Makassar ini, sejak Minggu (22/3/2020) viral di sosial media.

Rumah sakit yang ‘dihibahkan’ itu adalah RSU Sayang Bunda. 

Lokasi rumah sakit berlantai 4 ini  berada di Jl Letjen Hertasning No.52, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Sejauh ini ada sekitar 200 bed atau ranjang rumah sakit, yang siap menampung para pasien dan warga yang ingin mengecek apakah dirinya aman dari virus yang belum diumumkan resmi vaksin penangkalnya.

Rumah Sakit Ibu & Anak Sayang Bunda Makassar mulai beroperasi setelah diresmikan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, Di Jl Hertasning, Makassar, Sabtu (4/11/2017).
Rumah Sakit Ibu & Anak Sayang Bunda Makassar mulai beroperasi setelah diresmikan oleh Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto, Di Jl Hertasning, Makassar, Sabtu (4/11/2017). (FAHRIZAL/TRIBUN TIMUR)

“Ini bentuk kepedulian kami para relawan dokter, melihat mulai banyaknya pasien dan warga yang justru ditolak di rumah sakit rujukan resmi di Makassar,” ujar dr Ardy Dahlan SpOG, kepada Tribun, Minggu (22/3) malam.

Karena pertimbangan etik, dokter Ardy menolak menyebut rumah sakit yang mulai menolak pasien ini.

Dari catatan Tribun, di Makassar setidaknya ada lima unit institusi medik yang ditunjuk kementerian kesehatan menjadi RS rujukan pasien COVID-19.

Kelima rumah sakit itu adalah RSUP Wahidin Sudiro Husodo dan RS Pendidikan Universitas Hasanuddin (Unhas) keduanya di Tamalanrea.

.
 

Rumah sakit ketiga adalah RSU Labuang Baji, RS Tingkat II Pelamonia milik TNI dan  RS Dr Tadjuddin Chalid di Biringkanaya.

Selain lima rumah sakit di kota itu, ada juga 3 rumah sakit rujukan di daerah Sulsel, RSU Andi Makkasau Parepare, RSU Lakipadapa Toraja, dan  RSUD Kabupaten Sinjai.

Di luar rumah sakit rujukan yang diupdate pe tanggal 15 Maret 2020 itu, rumah sakit daerah dan rumah sakit swasta juga berstatus siaga.

Dokter Ardy adalah sang pemilik sekaligus pengelola rumah sakit. 

RS Sayang Bunda yang berada di Jl Letjen Hertasning, Kecamatan Rappocini
RS Sayang Bunda yang berada di Jl Letjen Hertasning, Kecamatan Rappocini (Dok. Hisbullah)

Dia alumnus Universitas Yarsi Jakarta. “Saya anak Makassar, dokter umum saya di Jakarta, sedangkan spesialis kandungan saya dapat dari Unhas,” ujar alumnus SMA 2 Makassar ini.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved