Virus Corona

Klenteng Xian Ma Bagi 12.000 Masker COVID-19 untuk Relawan UMI dan Pemkot Makassar

Selain di Klenteng, Tim Relawan Mahasiswa UMI juga menyemprot 8 fasilitas publik lain dalam kota.

Klenteng Xian Ma Bagi 12.000 Masker COVID-19 untuk Relawan UMI dan Pemkot Makassar
dok_tribun_timur
Pj Walikota Makassar M Iqbal Suhaeb, Ketua DPW Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sulsel dan Dekan FTI UMI Dr Zakir Sabara HW usai penyemprotan disinfektan di Klenteng Xian Ma, Jl Sulawesi, Makassar, Senin (23/3/2020). 

Klenteng Xian Ma Bagi Bantu 12.000 Masker COVID-19 untuk Relawan UMI dan Pemkot Makassar 

 MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM — Pengurus yayasan dan rumah ibadah warga Tionghoa di Makassar, Klenteng Xian Ma, menyalurkan 12.000 buah masker kepada relawan penanggulangan dan pencegahan virus Corona 2019 (COVID-19).

Sebanyak 8000 masker untuk mahasiswa dan relawan Crisis Center Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan 4000 buah untuk Pemkot Makassar.

Bantuan itu diserahkan langsung salah satu pengurus Klenteng Piter Gosal di kompleks rumah ibadah Jl Sulawesi, Makassar, Senin (23/5/2020) siang.

Seremoni penyerahan ini disaksikan langsung Pj Wali Kota Makassar M Iqbal Suhaeb, dan Wakil Rektor 5 Universitas Muslim Indonesia sekaligus Ketua Tim Cricis Center UMI Prof Dr Hatta Fatta dan sekretaris Tim Cricis Center UMI Dr Zakir Sabara HW.

“Teman-teman relawan datang membersihkan rumah ibadah kami dengan disinfektan, biar relawan UMI dan Pemkot tetap terjaga kami juga beri masker meski jauh dari cukup,” kata Piter Gozal yang juga Ketua DPW Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sulsel ini..

 

Di Klenteng Xian Ma, oleh Bapak Piter Gosal menyerahkan 8000 Masker ke Tim Relawan Mahasiswa FTI UMI dan 4000 Masker ke Pemkot Makassar

PJ Walikota Makassar Ikbal Suhaeb memantau dan memimpin penyemprotan disinfektan di Gereja Ketedral, Klenten Xian Ma dan Masjid Raya Makassar dengan mengerahkan tim BPPD dan Tim Pemadam Kebakaran Kota Makassar

Acara digelar setelah tim relawan UMI menyemprotkan disinfektan dan membagi cairan kimia pembersih tangan, handsanitazer.

Zakir Sabara menyebut Tim Relawan Mahasiswa FTI UMI 23 orang ini juga bersama dengan tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Tim Badan Penanggulangan PPD Kota Makassar

Dalam aksi kemarin, relawan menggunakan sekitar 50 liter cairan disinfektan. "Tim akan terus berusaha produksi di tengah kelangkaan bahan baku alkohol, Asam Asetat dan Gel Aloe Vera. Semoga bisa terus dapat bahannya walaupun harganya melonjak 3 kali lipat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Darullah
Editor: Thamzil Thahir
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved